Pemda Balut Bakal Ekspor 12 Ton Gurita Ke Amerika

  • Whatsapp

Ketua Karang Taruna Balut Apresiasi Terobosan Inovatif Pemda

BALUT,DIKTENEWS.COM — Organisasi Kepemudaan Karang Taruna Banggai Laut, mengapresiasi terobosan inovatif dari Pemerintah Kabupaten Banggai Laut dibawah kepemimpinan Sofyan – Ablit dibidang kemaritiman.

Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik ini bakal mengkespor hasil laut berupa gurita ke luar negeri dengan negara tujuan Amerika melalui Makassar dengan proses packing dari dipelabuhan kontainer balut.

Tak tanggung – tanggung jumlah ekspor gurita ini, terbilang lumayan besar sebanyak 12 Ton yang akan diproses packing dari pelabuhan kontainer banggai laut. Ini merupakan upaya baru yang dilakukan oleh pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Sofyan – Ablit.

Hal tersebut diungkap Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai Laut, Abdul Hafid Bunseng saat dikonfirmasi awak media ini Kamis (04/03/2021).

“Iya, upaya disektor kelautan ini inovatif, baru kali ini dilakukan oleh Pemda setempat. Kami sangat mengapresiasi terobosan ini,” ungkapnya.

Hafid sapaan akrabnya, yang juga seorang aktivis kemanusiaan, menjelaskan bahwa upaya pengembangan hasil laut sangatlah efisien karena sesuai dengan kondisi topografi/bentang alam di Kabupaten Banggai Laut yang lebih besar lautan.

Program ini menurutnya, perlu dijaga efektivitasnya, salah satunya dengan melahirkan peraturan daerah (perda) dan regulasi lainnya terkait mengatur lebih lanjut menjaga pengelolaan hasil laut di Kabupaten Banggai Laut.

Dengan maksud agar hasil laut tidak bocor kemana saja atau hanya sebatas transit didaerah penghasilnya sendiri, sehingga daerah bisa mengontrol dan memusatkan pengelolaanya. Jika pemda mampu melakukan kontrol dan memusatkan pengelolaan hasil laut ditaksir produksi gurita mencapai 100 ton pertahun.

“Kalau ada perda dan aturan turunan lainnya yang mengatur lebih lanjut seperti perbub juga, berlakunya upaya ini bisa terjaga. Jadi hasil laut kita, tidak hanya singgah sebentar didaerah penghasilnya sendiri tanpa kontrol pemda, karena mungkin regulasi yang ada saat ini barangkali baru sebatas penarikan retribusi hasil laut.” jelasnya

Hafid menambahkan baiknya lagi jikalau pemda dapat menghadirkan BUMD yang menangani khusus soal pengelolaan hasil laut yang juga bisa menyerap tenaga kerja lokal.

“Iya, BUMD yang fokus pada pengelolaan hasil laut juga bisa diadakan oleh pemda dan mungkin bisa diatur perdanya juga. Nantinya juga BUMD dimaksud dapat mempekerjakan saudara-saudara kita” tambahnya.

Sebelum mengakhiri tanggapanya, Ketua Karang Taruna Banggai Laut itu berharap dan mengajak semua pihak terkhusus paranelayan untuk konsisten dan berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi hasil laut di Kabupaten Banggai Laut dalam sebuah pesan moral untuk tetap ramah lingkungan terhadap laut.

‘’Mari jaga laut kita, supaya kita bisa menikmati hasilnya. Untuk nelayan gunakan alat tangkap yang ramah lingkungan disaat melaut” tutupnya*

Penulis : [andi]

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *