<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kintom Arsip - Dikte News</title>
	<atom:link href="https://diktenews.com/tag/kintom-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://diktenews.com/tag/kintom-2/</link>
	<description>Hadir Mendorong Kemajuan Daerah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Oct 2024 18:46:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://diktenews.com/wp-content/uploads/2022/07/logo-diktenews-100x75.jpg</url>
	<title>Kintom Arsip - Dikte News</title>
	<link>https://diktenews.com/tag/kintom-2/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Warga Kintom Tumpah Ruah di Lokasi Kampanye Lapangan Potoutusan, Paslon AT-FM Diarak Pakai Tandu Sejauh 200 Meter dari Jalan Trans Sulawesi</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/10/16/warga-kintom-tumpah-ruah-di-lokasi-kampanye-lapangan-potoutusan-paslon-at-fm-diarak-pakai-tandu-sejauh-200-meter-dari-jalan-trans-sulawesi/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/10/16/warga-kintom-tumpah-ruah-di-lokasi-kampanye-lapangan-potoutusan-paslon-at-fm-diarak-pakai-tandu-sejauh-200-meter-dari-jalan-trans-sulawesi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 18:43:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[AT-FM]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Kintom]]></category>
		<category><![CDATA[Tumpah Ruah]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=13804</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Ratusan warga masyarakat Kecamatan Kintom, Kabupaten...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/10/16/warga-kintom-tumpah-ruah-di-lokasi-kampanye-lapangan-potoutusan-paslon-at-fm-diarak-pakai-tandu-sejauh-200-meter-dari-jalan-trans-sulawesi/">Warga Kintom Tumpah Ruah di Lokasi Kampanye Lapangan Potoutusan, Paslon AT-FM Diarak Pakai Tandu Sejauh 200 Meter dari Jalan Trans Sulawesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Ratusan warga masyarakat Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai berkumpul di Lapangan Potoutusan Kintom menghadiri kampanye tatap muka petahana Bupati Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili (AT-FM).</p>



<p>Antusias warga masyarakat Kecamatan Kintom terlihat berbondong bondong mendatangi Lapangan Potoutusan yang menjadi titik puncak kampanye tatap muka paslon AT-FM di wilayah Kecamatan Kintom.</p>



<p>Paslon petahana AT-FM yang tiba di lokasi kampanye sekira pukul 21.00 Wita usai menghadiri undangan pernikahan di Desa Bakung, Kecamatan Batui langsung di sambut ratusan masa pendukung dengan sambutan Adat Saluan.</p>



<p>Histeris warga tak terbendung ketika dua orang sosok pimpinan yang masih ingin di lanjutkan kembali memimpin daerah ini berada dalam arakan warga dengan cara di tandu dari jalan utama menuju lokasi kampanye Lapangan Potoutusan Kintom berjarak kurang lebih 200 meter.</p>



<p>Bahkan moment itu terlihat banyak warga yang menangis haru melihat kedua sosok yang selama ini kerap menjadi objek fitnahan&nbsp; sengaja untuk menjatuhkan karya dan prestasi mereka selama 3 tahun memimpin daerah ini.</p>



<p>Petahana Bupati Amirudin Tamoreka dalam orasi politiknya mengatakan, lima hari lalu saya belum melaksanakan kampanye, &#8220;Dan hari ini saya mengawali kampanye dari Kecamatan Kintom,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Selama lima hari itu kata dia, saya mengikuti terus perkembangan dan dinamika politik Pilkada Banggai 2024, baik melalui whastaap atau menonton sosial media (tiktok).</p>



<p>Tidak hanya itu kami juga mendengarkan penyampaian teman-teman yang datang, &#8220;Saya hanya ingin menyampaikan saya melihat semua apa yang terjadi pada kampanye kampanye yang sudah dilaksanakan oleh teman teman lain,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Miris hati ini melihat teman teman yang mencoba untuk mematikan karakter seorang pemimpin yang begitu banyak mengupload tentang kejelekan hanya untuk menjatuhkan AT-FM, &#8220;Seperti jalan jalan yang rusak baru dibilang kita belum membangun,&#8221; ujar Amirudin.</p>



<p>Kemudian ada lagi yang datang mau foto atau mendokumentasikan yang sudah dipanen melalui program satu juta satu pekarangan (SJSP) yang sudah dipanen, yang sisanya itu kemudian ditutup kemudian di upload baru di situ mereka bilang bahwa (SJSP) itu tidak berhasil. &#8220;Tetapi mereka tidak pernah melihat atau tidak pernah memfoto jalan yang sudah kita aspal serta bantuan &#8211; bantuan yang sudah kita berikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Antaranya bagaimana tentang kesehatan dan pendidikan yang sudah kita berikan, berapa panjang jalan jalan yang sudah kita bua. Tetapi yang mereka berikan adalah apa apa yang belum kita laksanakan pada tiga tahun,&nbsp; &#8220;Insyaallah itu semuanya akan dilaksanakan tapi keterbatasan kita dengan waktu yang kurang lebih cuma 3 tahun memimpin,&#8221; terangnya.&nbsp;</p>



<p>Dengan waktu yang singkat seperti itu tidak mungkin tidak pasti dapat dilakukan semuanya. Miris hati ini rasanya orang orang yang melakukan seperti itu apalagi teman teman yang lain para influenzer yang membuat seperti itu hanya karena mencari uang dengan cara menjelekkan orang lain.</p>



<p>&#8220;Tidak ada artinya sesuatu yang kita makan, kita kasih makan istri kita kita kasih makan anak kita, hanya dengan cara menjelekkan orang lain, memfitnah orang lain,&#8221; ucapnya.&nbsp;</p>



<p>Tetapi untuk kita semua serta seluruh para pendukung AT-FM tetap sabar saja melihat apa yang dilakukan oleh mereka &#8220;Kami berdua ini anak kampung saya ini mulai dari ujung Rata sampai ujung Bunta begitu banyak keluarga saya,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Marilah kita berpoltik dengan santun dan baik tanpa harus menjelek jelekan antara satu dan lainya. &#8220;Ini pesta demokrasi marilah kita laksanakan dengan senang hati bukan saling fitnah dan saling hujat,&#8221; pungkasnya.*</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/10/16/warga-kintom-tumpah-ruah-di-lokasi-kampanye-lapangan-potoutusan-paslon-at-fm-diarak-pakai-tandu-sejauh-200-meter-dari-jalan-trans-sulawesi/">Warga Kintom Tumpah Ruah di Lokasi Kampanye Lapangan Potoutusan, Paslon AT-FM Diarak Pakai Tandu Sejauh 200 Meter dari Jalan Trans Sulawesi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/10/16/warga-kintom-tumpah-ruah-di-lokasi-kampanye-lapangan-potoutusan-paslon-at-fm-diarak-pakai-tandu-sejauh-200-meter-dari-jalan-trans-sulawesi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petani Asal Kintom Resah Atas Laporan Tim Hukum Paslon Anti &#8211; Bali Menyoal Mata Air Buatan, Fruli : Jangan Sampai Aktifitas Kelompok Tani Terganggu</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/10/11/petani-asal-kintom-resah-atas-laporan-tim-hukum-paslon-anti-bali-menyoal-mata-air-buatan-fruli-jangan-sampai-aktifitas-kelompok-tani-terganggu/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/10/11/petani-asal-kintom-resah-atas-laporan-tim-hukum-paslon-anti-bali-menyoal-mata-air-buatan-fruli-jangan-sampai-aktifitas-kelompok-tani-terganggu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 02:47:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Luwuk]]></category>
		<category><![CDATA[Datangi]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[Kintom]]></category>
		<category><![CDATA[warga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=13743</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Warga masyarakat Kelompok Tani Desa Dimpalon...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/10/11/petani-asal-kintom-resah-atas-laporan-tim-hukum-paslon-anti-bali-menyoal-mata-air-buatan-fruli-jangan-sampai-aktifitas-kelompok-tani-terganggu/">Petani Asal Kintom Resah Atas Laporan Tim Hukum Paslon Anti &#8211; Bali Menyoal Mata Air Buatan, Fruli : Jangan Sampai Aktifitas Kelompok Tani Terganggu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Warga masyarakat Kelompok Tani Desa Dimpalon dan Dimpalon Baru, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai mendatangi kantor DPRD Kabupaten Banggai, Kamis 10 Oktober 2024.</p>



<p>Kedatangan para petani di Gedung DPRD Banggai lantaran adanya laporan Tim Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sulianti Murad-Samsul Bahri Mang, ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banggai.</p>



<p>Laporan Tim Hukum Paslon Anti &#8211; Bali itu, menyoal nama mata air favorit Masyarakat Pertanian dan Perkebunan atau disingkat (ATFM2P).</p>



<p>Para petani ini di terima anggota DPRD Kabupaten Banggai, Sukri Djalumang. Dihadapan Sukri Djalumang perwakilan kelompok tani menyampaikan keberatan sekaligus keresahan menyusul adanya laporan tersebut.</p>



<p>Mereka mengatakan penamaan sumber mata air buatan dengan sebutan ATFM2P, jangan disangkut pautkan dengan salah satu calon.</p>



<p>Sebab, penamaan ATFM2P jauh sebelum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai menetapkan calon Bupati dan Wakil Bupati Pilkada serentak 2024.</p>



<p>&#8220;Jujur kami kelompok tani sangat tersinggung dengan laporan Tim Paslon nomor 3,” ujar Fruli Ludong juru bicara kelompok tani.</p>



<p>Dijelaskan Fruli, kedatangan mereka adalah sebuah ketersinggungan. Sebab, dengan adanya laporan yang disampaikan ke Bawaslu membuat aktifitas kelompok tani terganggu. Mereka berharap para anggota DPRD Banggai, segera menyikapi aduan itu agar tidak menjadi bias.</p>



<p>Selain itu kata Fruli ada kekhwatiran para petani, jika laporan ke Bawaslu tersebut berdampak pada produktifitas pertanian.</p>



<p>Sebab, dengan adanya laporan penamaan sumber mata air buatan mereka bisa menjadi salah satu faktor menghambat segala bentuk program yang akan diturunkan, baik oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.</p>



<p>“Jangan sampai laporan itu menjadi salah satu faktor yang dapat menghambat kami para petani untuk mendapatkan program, karena dianggap sumber mata air buatan yang buat oleh swadaya masyarakat bermasalah,” tandasnya.</p>



<p>Sementara itu Kepala Desa (Kades) Dimpalon Kecamatan Kintom, Imran Babung dan Kades Dimpalon Baru, Mawardi Mustari, yang ikut bersama puluhan petani mengatakan, keterlibatan mereka hanya sebatas mengawal masyarakat dalam menyampaikan keluhanya di kantor dewan.</p>



<p>Sebagai pimpinan di desa, Imran dan Mawardi mengungkap bahwa sebuah kewajaran jika mereka mendampingi masyarakatnya yang sedang dalam masalah, termasuk laporan ke Bawaslu karena dianggap meresahkan.</p>



<p>“Kami hanya sebatas melakukan pengawalan pada masyarakat kami. Jangan sampai terjadi hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” tandas kedua kades.</p>



<p>Penamaan sumber mata air dengan sebutan ATFM2P dicanangkan pada tahun 2022 lalu.</p>



<p>Inovasi mata air buatan tersebut rupanya hanya dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Kintom, dan sudah mendapatkan pengakuan oleh pemerintah Kabupaten Banggai, sebagai salah satu inovasi yang mendapat penghargaan terbaik dalam kategori Evaluasi Kinerja Kecamatan&nbsp;atau EKK.*</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/10/11/petani-asal-kintom-resah-atas-laporan-tim-hukum-paslon-anti-bali-menyoal-mata-air-buatan-fruli-jangan-sampai-aktifitas-kelompok-tani-terganggu/">Petani Asal Kintom Resah Atas Laporan Tim Hukum Paslon Anti &#8211; Bali Menyoal Mata Air Buatan, Fruli : Jangan Sampai Aktifitas Kelompok Tani Terganggu</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/10/11/petani-asal-kintom-resah-atas-laporan-tim-hukum-paslon-anti-bali-menyoal-mata-air-buatan-fruli-jangan-sampai-aktifitas-kelompok-tani-terganggu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
