<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelabuhan Luwuk Arsip - Dikte News</title>
	<atom:link href="https://diktenews.com/topic/pelabuhan-luwuk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://diktenews.com/topic/pelabuhan-luwuk/</link>
	<description>Hadir Mendorong Kemajuan Daerah</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 11:57:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://diktenews.com/wp-content/uploads/2022/07/logo-diktenews-100x75.jpg</url>
	<title>Pelabuhan Luwuk Arsip - Dikte News</title>
	<link>https://diktenews.com/topic/pelabuhan-luwuk/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kinerja Petugas Pelabuhan Feri Luwuk Lemah Akui Kecolongan Truck Muat Ratusan Tabung Gas Nyaris Lolos</title>
		<link>https://diktenews.com/2026/06/19/kinerja-petugas-pelabuhan-feri-luwuk-lemah-akui-kecolongan-truck-muat-ratusan-tabung-gas-nyaris-lolos/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2026/06/19/kinerja-petugas-pelabuhan-feri-luwuk-lemah-akui-kecolongan-truck-muat-ratusan-tabung-gas-nyaris-lolos/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 11:57:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Metro Luwuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Petugas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=18081</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Koordinator petugas lapangan Dinas Perhubungan Pemrov...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2026/06/19/kinerja-petugas-pelabuhan-feri-luwuk-lemah-akui-kecolongan-truck-muat-ratusan-tabung-gas-nyaris-lolos/">Kinerja Petugas Pelabuhan Feri Luwuk Lemah Akui Kecolongan Truck Muat Ratusan Tabung Gas Nyaris Lolos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>BANGGAI &#8212; </strong>Koordinator petugas lapangan Dinas Perhubungan Pemrov Sulteng yang betugas di Pelabuhan Feri Luwuk mengaku kecolongan dengan ulah pemilik mobil truck bermuatan ratusan tabung gas non subsidi yang nyaris lolos menyebrang lewat KMP Tanjung Api.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian itu terungkap pada Sabtu (14/6) malam oleh aparat gabungan Polri &#8211; TNI yang menggagalkan dugaan penyeludupan ratusan gas non subsidi di mobil truck bernopol DN 8693 CA dari Pelabuhan Feri Luwuk menuju Pelabuhan Banggai Laut (Balut).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menariknya pengakuan pemilik tabung (SR) bukan kali pertama membawa tabung gas melewati penyebrangan feri dengan alasan muatan barang campuran dan alat masak yang ternyata adalah muatan tabung gas barang berbahaya (dangerous droobs).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertanyaan pun muncul bagaimana sistem pengawasan pihak pelabuhan kalau saja barang berbahaya bisa lolos dari pemeriksaan jenis muatan yang bisa lolos masuk ke dalam KMP Tanjung Api. Karena sangat jelas aturan dan edaran larangan muatan barang berbahaya seperti Tabung Gas, BBM dan Aspal harus menggunakan kapal khusus transportasi laut seperti LCT (Landing Craft Tank).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Koordinator pengawas pelabuhan Dishub Pemrov Sulteng Jeri dikonfirmasi via telepon mengatakan mobil truck malam itu adalah mobil tambahan karena datang terakhir. Namun tidak seperti pada umumnya mobil yang berangkat mendaftar untuk&nbsp; memudahkan kami melakukan pengecekan barang muatan termasuk tiket keberangkatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kebetulan malam itu saya tidak masuk, ada anggota saya bertugas dan mengetahui malam itu ada aparat gabungan mengamankan truck dari dalam kapal dan menurunkan kembali ke darat karena ketahuan muat ratusan tabung gas (non subsidi) yang merupakan barang berbahaya. &#8220;Lalu kenapa mobil itu tidak ditahan aneh juga saya,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kalau truck itu mendaftar pada kami seperti umumnya mobil lain pasti kami menanyakan barang muatanya apa umumnya mobil yang akan berangkat. Ia mengaku keterbatasan anggota kami yang bertugas. &#8220;Jadi kami tidak tau truck itu muatan apa, karena tidak ada dalam daftar antrian mobil yang mau berangkat,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dan kalau memang belum beli tiket harusnya pihak ASDP bisa tahan sebelum truck naik ke dalam kapal tapi ini justru truck bisa lolos kedalam kapal. &#8220;Kan di situ ada petugas ASDP kenapa tidak periksa tiket dan ditahan kalau belum ada tiket,&#8221; tambahnya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tapi malam itu truck datang terakhir dan langsung masuk kedalam kapal entah sudah beli tiket atau belum, &#8220;Itu yang kami tidak tau,&#8221; ucapnya. Seharunya kalau belum beli tiket pasti akan ketahuan petugas ASDP saat memeriksa tiket sebelum truck masuk ke dalam kapal, &#8220;Kan disitu ada petugas ASDP, sedangkan penumpang yang masuk saja diperiksa tiket apalagi mobil,&#8221; bebernya.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sambung Jeri dalam 7 bulan terakhir mobil kerap berganti &#8211; ganti. Dan dia baru tau setelah kejadian malam, sopirnya sama tapi beda kendaraan yang dikendarai. Jadi kita disini perlu di back up juga oleh aparat keamanan saat mengecek setiap muatan mobil, &#8220;Jangan sampai anggota kita dipukul atau apa kasian juga kita pak.&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kejadian semalam terkesan adanya saling lempar antara Pihak Pelabuhan dan pihak ASDP terkait kewenangan pemeriksaan barang muatan truck. Lalu siapa pihak yang berwenang kalau saja mobil yang tidak hanya sekali dua kali menyebrang melintasi penyebrangan feri berdasarkan pengakuan pemilik tabung (SR).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kembali menjawab itu dirinya tak menampik kalau pihaknya kecolongan dan abai hingga truck itu bisa masuk kedalam kapal dengan&nbsp; muatan kurang lebih 2 ratus tabung gas non subsidi (12 kg dan 5,5 kg) yang akan dijual diwilayah Banggai Laut. Hal inipun menjadi sorotan dan tanda tanya publik, apakah ada oknum sengaja meloloskan truck hingga bisa masuk sampai kedalam kapal yang luput dari pengawasan pihak pelabuhan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ini pertanda bahwa pengawasan petugas pelabuhan lemah karena luput dari pengecekan muatan barang berbahaya pada malam itu dengan alasan mobil masuk terakhir dan keterbatasan anggota. Olehnya perlu ada evaluasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinisi Sulawesi Tengah (Sulteng) terkait kinerja dan sistem pengawasan para petugas pengawasan yang stay di Pelabuhan Feri Luwuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari kejadian itu memantik reaksi media ini yang akan terus melakukan pemantauan kinerja pelayanan petugas di wilayah Pelabuhan Feri Luwuk. Tidak menutup kemungkinan dari peristiwa malam itu bisa jadi ada dugaan pelanggaran lain yang tidak tersorot media selaku fungsi kontrol sosial masyarakat.*</p>



<p class="wp-block-paragraph">&nbsp;<strong>(zuma)&nbsp;</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2026/06/19/kinerja-petugas-pelabuhan-feri-luwuk-lemah-akui-kecolongan-truck-muat-ratusan-tabung-gas-nyaris-lolos/">Kinerja Petugas Pelabuhan Feri Luwuk Lemah Akui Kecolongan Truck Muat Ratusan Tabung Gas Nyaris Lolos</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2026/06/19/kinerja-petugas-pelabuhan-feri-luwuk-lemah-akui-kecolongan-truck-muat-ratusan-tabung-gas-nyaris-lolos/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
