Peristiwa

Farhat Abbas : Bentrok PT GNI Hendaknya Pemerintah Berpihak Pada Masyarakat, Korban dan Hukum Tetap Ditegakan

Zulkifly Mangantjo
997
×

Farhat Abbas : Bentrok PT GNI Hendaknya Pemerintah Berpihak Pada Masyarakat, Korban dan Hukum Tetap Ditegakan

Sebarkan artikel ini
Komentar
Farhat Abbas

BANGGAI — Pengacara ternama Farhat Abbas turut mengomentari peristiwa bentrokan terjadi belum lama ini di lokasi perusahaan smelter PT Gunsbuster Nickel Industri (GNI), Morowali Utara, Sulawesi Tengah pada Sabtu malam 14 Januari 2023.

Farhat Abbas yang juga bakal calon anggota DPD RI dapil Sulteng melalui pesan singkat whatsaap, Selasa (17/01/2023) mengatakan, penguasa seharusnya peka, jangan dulu mengumumkan siapa yang dulu menyerang.

“Tapi penyebab dan latar belakang kejadian tentu masalah ketimpangan sosial, ekonomi, lingkungan, hukum dan keadilan ,” ujarnya.

Baca Juga :  Bersama Lebih Dekat Dengan Farhat Abbas "Generasi Teladan"

Kasus bentrok tenaga kerja yang berakibat kematian tidak boleh di selesaikan dengan cara mediasi, karena menyangkut HAM, kerugian materil, belum lagi biaya pengamanan dan lain lain. Hendaknya pemerintah setempat berpihak kepada masyarakat dan korban, dan hukum tetap di tegakan.

Ia juga mengajak masyarakat Morowali Utara (Morut) untuk memperkuat semangat persatuan dan cara menghargai dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Dia pun mengimbau untuk tidak mudah terhasut dan terprovokasi oleh orang orang yang tidak jelas. “Turut berduka buat korban Morut,” tutupnya.

Baca Juga :  Satu Karyawan Tambang Nikel PT Prima Dharma Karsa Alami Kecelakaan di Jalan Koridor, Polisi Evakuasi Korban
error: Content is protected !!