Tidak hanya itu Kadis Natalia Potolemba juga mengatakan tahun depan (2025) akan mengusulkan pembuatan riol baru dan pengaspalan jalan di lokasi Pasar Bunta.
Kita ketahui bersama kepedulian dan perhatian pemerintahan Bupati Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili kurun waktu 3 tahun terakhir (2023-2024) telah dua kali mengalokasikan pembangunan Pasar Bunta dengan total anggaran kurang lebih Rp 5 miliar.
APBN
Pertama berhasil memboyong anggaran APBN kurang lebih Rp 2,6 miliar dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI untuk pembangunan lapak pedagang Pasar Bunta yang saat ini bangunan baru itu telah di gunakan puluhan pedagang. Walau masih ada keluhan pedagang soal air bersih, Kadis Natalia Potolemba mengaku akan mengupayakan kelancaran air bersih.
APBD
Dan kembali lewat APBD Kabupaten Banggai tahun anggaran 2024, Bupati Amirudin mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,4 miliar lebih pembangunan lapak pedagang proyek lanjutan Pasar Bunta.*
(zuma)