Pilkada 2024

Calon Bupati Banggai Amirudin Tamoreka Ajak Berpolitik Santun Tidak Usah Saling Hujat Fitnah dan Menjelekan

Zulkifly Mangantjo
3
×

Calon Bupati Banggai Amirudin Tamoreka Ajak Berpolitik Santun Tidak Usah Saling Hujat Fitnah dan Menjelekan

Sebarkan artikel ini
Deklarasi
Deklarasi dan temu masyarakat paslon incumben amirudin furqanuddin ajak berpolitik santun tidak usah saling menghujat dan menjelekan. (foto : zulkifli/diktenews)

BANGGAI — Tidak hanya sekedar mendeklarasikan diri sebagai bakal calon kandidat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Banggai 27 November 2024 nanti.

Pasangan calon (incumben) Bupati Amirudin Tamoreka dan calon Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili (AT-FM) turut mengedukasi warga masyarakat Kabupaten Banggai untuk tetap berpolitik dengan santun.

Hal tersebut di sampaikan calon Bupati Amirudin Tamoreka pada Deklarasi dan Temu Masyarakat Selasa (27/8) malam di Lapangan Mirqan, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai.

Mari kita semua untuk tetap berpolitik dengan santun dan baik kata Amirudin di sambut teriakan lanjutkan oleh warga simpatisan dan pendukung. “Mari kita semua berpolitik dengan santun tidak perlu saling menghujat,” ucapnya.

Baca Juga :  Jawaban Politis Rusdy Mastura Jelang Pilkada Sulteng 2024, Rusdi : Saya Bukan Politisi Anak Kemarin

Paslon Amirudin Tamoreka dan Furqanuddin Masulili (ATFM) yang di usung Partai Golkar, PAN dan pendukung Partai Demokrat, PBB dan Perindo memberikan sebuah kesejukan dalam perpolitikan yang baik pada momentum Pilkada 2024.

Di tegaskan Amirudin tidak perlu kita semua saling memfitnah antara satu dan lainya. Apalagi saling menjelek – jelekan program satu dan lainya. “Yang kita laksanakan adalah bagaimana kita membuat program untuk kabupaten banggai jauh lebih baik kedepan,” sebutnya di sambut teriakan lanjutkan.

Baca Juga :  Deklarasi Jaringan Milenial Amirudin Tamoreka, Hasrul Sofyan : Politik Gagasan Milenial dan Gen-Z

Ia mengaku bahwa tidak akan ada artinya suatu kemenangan kalau pada akhirnya kita sesama anak daerah harus saling gontok gontokan. “Olehnya mari kita berpolitik dengan cara yang santun tanpa fitnah dan tidak saling menjelekan,” harapnya.*

(zuma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!