Pilkada 2024

Muat Berita Tak Berimbang, Tim Hukum Paslon ATFM Bakal Somasi Salah Satu Media Online

Zulkifly Mangantjo
2
×

Muat Berita Tak Berimbang, Tim Hukum Paslon ATFM Bakal Somasi Salah Satu Media Online

Sebarkan artikel ini

BANGGAI — Upaya somasi terpaksa dipilih tim hukum relawan AT-FM. Langkah tersebut ditempuh untuk menyikapi tegas pemberitaan media online yang dinilai tidak berimbang.

Adalah media BP yang disorot. Rencananya dalam waktu dekat tim hukum relawan AT-FM akan mengajukan surat somasi terhadap managemen dan redaksi media online tersebut.

“Kami akan segera layangkan surat somasi buat media online itu,” kata koordinator tim hukum relawan AT-FM, Abdul Ukas Marzuki, Jumat 25 Agustus 2024.

Media online ini sambung Ukas, dalam menyajikan berita tidak berimbang. Dia mencontohkan tentang berita yang dilansir media itu dengan judul (Beredar Undangan Kampanye AT-FM untuk TKBM Tangkiang, Tidak Hadir Diberikan Sanksi).

Baca Juga :  Paslon AT-FM Tampil Kompak dan Ceria di KPU Banggai di Dampingi Tim Koalisi dan Relawan

Harusnya kata Ukas, berita itu ada klarifikasi, sehingga menjadi pembanding. Tapi kenyataannya, media itu melansirnya tanpa ada tanggapan balik dari kubu paslon AT-FM.

“Seakan-akan surat itu dari palson. Padahal yang buat surat itu dari TKBM. Yang kita sesalkan media itu tidak lakukan konfirmasi. Sangat tidak profesional dan akan kami seriusi. “Sehingga dalam waktu dekat kita layangkan surat somasi,” ucap Ukas.

Tanggapan TKBM

Sebagaimana dilansir Inovasi News, Ketua Koperasi Jasa Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Labuan Samudra Sejahtera Desa Tangkiang Kecamatan Kintom, Amir memberi tanggapan atas tudingan itu.

Secara tegas Amir menilai kegiatan organisasi yang dipimpinnya sengaja dibesar besarkan oleh kalangan tertentu.

Baca Juga :  Sapa Warga Toili Petahana Amirudin Tamoreka Kendarai Motor Banely Boncengan Dengan Cawabup Furqanuddin Masulili

Menurutnya, kegiatan silaturahmi antara pengurus TKBM LSS dengan Paslon AT-FM, murni merupakan inisiatif organisasi dan tidak ada kaitan sedikitpun dengan pasangan calon.

“Sudah sejak dulu kalau ada kegiatan TKBM Tangkiang, secara organisatoris diberlakukan sanksi internal yang sudah disepakati. Dan bukan nanti kali ini ada pertemuan dengan Paslon AT-FM. Saya sudah paham masalah ini akan dibesar-besarkan oleh rival politik, tetapi saya tidak ambil pusing,” pungkas Amir.

Yang jelas menurut Amir, dengan jumlah anggota sekitar 400 orang, TKBM LSS akan selalu satu komando dengan arahan pimpinan.*

(zuma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!