BANGGAI — Pasangan calon (paslon) petahana Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dan Calon Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili (AT-FM) tampil kompak pada debat pertama di selenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banggai di Hotel Estrella Luwuk, Selasa (28/10) malam.
Kekompakan kedua paslon petahana petani ini mampu menjawab seluruh pertanyaan demi pertanyaan yang di tanyakan kandidat paslon nomor urut 02 (Herwin Yatim – Heppy Manopo maupun paslon 03 (Sulianti Murad – Syamsul Bahri Mang)
Pada debat publik pertama yang di laksanakan KPU Kabupaten Banggai berlangsung dalam 6 segmen di awali paparan visi misi dan program masing masing calon untuk 5 tahun kedepan periode 2024-2029.
Dalam debat publik berlangsung dan menjawab pertanyaan paslon 03 berkaitan kenaikan APBD Kabupaten Banggai di era pemerintahan AT-FM sebesar Rp 3,1 triliun, apa saja yang di lakukan dengan penggunaan dana tersebut khususnya berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat di dalam pelaksanaan pembangunan.
Menjawab itu petahana Bupati Banggai Amirudin Tamoreka secara gamblang menjelaskan, “Alhamdullilah angka yang fantastik APBD Kabupaten Banggai di pemerintahan kami (AT-FM) naik sebesar Rp 3,2 triliun dari pemerintahan sebelumya Rp.1,9 triliun,” ujarnya.
Dan semuanya itu, (APBD) kita berikan untuk kebutuhan rakyat dan juga untuk pembangunan daerah ini kata petahana Bupati Amirudin Tamoreka.
Sambungnya tidak ada satu rupiah pun yang kita tidak gunakan untuk rakyat, semuanya kita gunakan untuk kebutuhan rakyat seperti di bidang pertanian, perikanan, peternakan, pendidikan, kesehatan, UMKM, semuanya kita berikan untuk rakyat,.
Sambungnya semua perencanaan yang di lakukan oleh pemerintah daerah tidak hanya di lakukan oleh Bupati Amirudin Tamoreka dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, tetapi bersama sama dengan perwakilan rakyat (DPRD) Kabupaten Banggai untuk menetapkan APBD Kabupaten Banggai termasuk penggunaanya.
Dan sangat miris kalau ada yang bilang bahwa anggaran (APBD) ini tidak di gunakan untuk masyarakat. “Dan allhamdulillah dengan APBD Banggai ini, salah satu program pemberdayaan masyarakat melalui program Satu Juta Satu Pekarangan (SJSP) telah berhasil mengeluarkan rakyat banggai dari kemiskinan extrim dan meraih penghargaan dari Wapres RI,” jelasnya.
Ada juga bantuan melalui penyertaan modal usaha untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang sudah berhasil di lakukan oleh mereka. Di tambahkan Calon Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili bahwa bantuan penyertaan modal untuk BUMDes tentu bagi mereka yang memenuhi syarat, “Karena ini adalah uang negara yang tentunya kita harus kelola secara baik,” jelas Calon Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili.
Kemudian ada juga penyertaan anggaran Rp 5 miliar per kecamatan yang bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan terhadap masyarakat kabupaten banggai yang berada di kecamatan dengan pemerintah daerah melalui pemerintah kecamatan dengan dukungan anggaran tersebut.
Tujuanya agar kebutuhan kebutuhan taktis ataupun yang strategis dari masyarakat bisa cepat terpenuhi tanpa admnistrasi yang berbelit belit, “Oleh karenanya, ini yang perlu kita teruskan dan kita lanjutkan untuk kesejahteraan masyarakat dan daerah ini,” pungkasnya.*
(zuma)