Ia menambahkan untuk kesiapan armada kapal yang akan beroperasi selama periode Angkutan Laut Lebaran tahun ini sebanyak 2 Armada kapal perintis masing masing dengan rute ;
1. KM Daraki Nusa dengan trayek Gorontalo – Bunta – Bualemo – Bobong – Bualemo – Bunta – Gorontalo
2. KM. Gunung Bintang dengan Trayek Mantangisi – Gorontalo – Bunta – Pasokan – Popolii – Malenge – Wakai – Ampana – Una Una – Parigi – Ampana – Wakai – Malenge – Popolii – Pasokan – Bunta – Gorontalo – Mantangisi.
Lanjutnya untuk efektifitas pelayanan dan pemantauan, UPP Kelas III Bunta mendirikan Posko Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran tahun 1446 H/2025 M yang berada di Pelabuhan Bunta bersama dengan Instansi stakeholder terkait, “Di sisi lain untuk kesiapan sarana dan fasilitas pelabuhan UPP kelas III Bunta telah melakukan upaya mengoptimalkan sarana yang ada untuk memberikan kenyamanan dan kelancaran proses Embarkasi dan Debarkasi penumpang di Pelabuhan Bunta,” jelasnya.
Untuk antisipasi cuaca maritim guna meningkatkan keselamatan pelayaran Tim MCC kantor UPP kelas III Bunta akan tetap berkoordinasi dengan BMKG untuk update informasi berita cuaca dan peta perkiraan tinggi gelombang khususnya di wilayah perairan Bunta.
Dengan melihat potensi lonjakan penumpang yang bersamaan dengan libur panjang diprediksi penumpang pada masa Angkutan Laut Lebaran tahun ini di Pelabuhan Bunta sekitar 10% dari angkutan Laut Lebaran tahun 2024 yaitu sebesar 1.752 orang.
Kepala UPP Bunta Imran Usman berharap melalui persiapan ini dan selama masa penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan pengalaman mudik yang menyenangkan bagi para penumpang. “Sesuai tagline Angkutan Lebaran Tahun yaitu mudik tenang menyenangkan kolaborasi lintas sektoral yang kami lakukan juga dimaksud untuk memperkuat sinergitas dalam rangka memberikan pelayanan yang optimal pada masyarakat,” tambahnya.
Yang terpenting kami menghimbau untuk memperhatikan aspek kelaiklautan kapal sebelum kapal berangkat, karena keselamatan pelayaran adalah prioritas utama, marilah kita bersama sama mewujudkan bahwa keamanan dan keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab kita bersama.*
(zuma)