Dalam proses embarkasi kami pihak kapal dan petugas Syahbandar serta aparat keamanan Polsek Bunta dan Sat Brimob Polda Sulteng mengecek satu persatu tiket penumpang memastikan data mereka sesuai dengan yang tertera dalam tiket, “Dan kalau ada barang bawaan penumpang bisa menggunakan Jasa buruh pelabuhan,” tambahnya.
Salah satu penumpang kapal di sela sela embarkasi mengaku sangat mudah mendapatkan tiket online (E-Tiketing) melalui situs website yang tersedia, dan apabila kami sudah mendapatkan kode booking tinggal menukarkan dengan tiket kertas di loket sekaligus melakukan pembayaran.
Pengalaman dirinya selama berangkat dari Bunta ke Gorontalo atau sebaliknya, kita sudah merencanakan jauh hari sebelum kapal tiba di pelabuhan. Tujuannya agar kita masih punya waktu melalukan booking tiket melalui pembelian tiket online. “Jadi tidak grasa grusu karena sudah ada perencanaan untuk berangkat,” ucap Eva.
Ia mengaku tidak ada kendala saat membeli tiket via online justru itu sangat membantu efektif dan efisien kata Mahasiswa UNG yang akan kembali ke kota berjuluk serambi mekkah (Gorontalo). Eva sekedar menyarankan lebih di perhatikan lagi jam pemberangkatan, “karena mungkin kapal ada hambatan contoh adanya faktor cuaca, itu hanya sekedar saran saja dari saya selaku penumpang setia tol laut,” pungkasnya.
Amatan media ini fasilitas Terminal Tunggu di Pelabuhan Bunta belum tersedia fasilitas. Namum informasi pihak Syahbandar untuk tetap memberikan pelayanan pada penumpang pihaknya menyiapkan tempat tunggu penumpang yang layak dengan mengoptimalkan fasilitas yang ada di lokasi pelabuhan.














