Kronologis
Banjir dan longsor yang terjadi pada Selasa 7 Oktober 2025 di sebabkan curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Bunta. Lebih jauh di jelaskan Danramil Kapten Herman menjelaskan pada Senin (6/10) curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Bunta di sertai angin kencang.
Sekitar pukul 16.00 Wita air dari pengunungan Desa Huhak sudah mulai melintasi jalan raya dan menerjang pemukiman warga Desa Huhak bersama kiriman longsor sudah berjatuhan ke Jalan Transsulawesi disertai pepohonan yang tumbang menutupi jalan raya akibat angin kencang.
Selang pukul 18.00 Wita beberapa rumah warga sudah mulai terendam kiriman banjir yang datang dari arah pegunungan desa setempat termasuk badan jalan transsulawesi Desa Huhak putus akibat tanah longsor.
Dampak banjir dan longsor mengakibatkan sebanyak 6 (enam) titik ruas Jalan Transsulawesi mengalami kerusakan berat hingga sulit diakses para pengguna jalan dan kendaraan saat banjir dan longsor menerjang. “Sebanyak 17 (tujuh belas) rumah warga juga terendam banjir,” jelasnya.
Sampai dengan saat ini Selasa (7/10) sebanyak 4 (empat) unit alat berat exavator masih berada di lokasi, “Pukul 14.25 Wita akses jalan sudah bisa dilewati kendaraan,” tambahnya. Sementara dirinya bersama anggota Koramil 1308-02 Bunta masih siaga di lokasi kejadian.*
(zuma)














