Ditegaskan pula bahwa kegiatan ini tidak hanya sekedar memeriksa progres fisik yang ada di lapangan, tapi lebih dari memastikan keuangan daerah yang keluar dapat dikelola sebaik mungkin dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semenrara itu Kepala Bidang (Kabid) PBIP Dinas PUPR Kabupaten Banggai Jati Arsana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui infrastruktur yang berdaya guna, berkelanjutan dalam mendukung wajah tata ruang perkotaan yang tentu tertata dengan rapi, nyaman serta ramah bagi ingkungan.
Kabid Jati Arsana mengaku bahwa Monev ini sangat penting, karena disamping mengetahui perkembangan pelaksanaan proyek infrastruktur yang dilakukan secara berkala juga mengetahui atau pendektesian lebih awal atau sedini mungkin, kalau adanya indikasi penyimpangan dari rencana kerja maupun porsir anggaran yang ada. Hal ini juga kemudian menjadi dasar dalam memberikan pengambilan keputusan secara cepat untuk menjamin kesesuaian pelaksanaan dengan biaya serta mutu dan waktu dalam menjaga akuntabilitas kegiatan proyek pada pihak pengguna jasa, pemerintah, atau masyarakat.
“Dalam arti kata bahwa monitoring ini untuk memastikan agar proyek infrastruktur ini berjalan pada jalur yang benar dan sesuai dan evaluasi memastikan agar pelaksanaan proyek benar benar mengapai tujuan yang benar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan,”jelasnya.
Dan secara teknis pula, PPK Moh Lanri Alif Utama beserta Tim Teknis Bidang PBIP PUPR Banggai secara umum melaporkan progres kegiatan proyek di lapangan yang menurutnya telah menunjukan capaian positif. Namun begitu ada beberapa catatan penting secara teknis dan rekomendasi perbaikan yang disampaikan agar mutu pekerjaan tetap terjaga sesuai dengan apa yang diharapkan saat proses serah terima hasil pekerjaan lapangan.*
(zuma)














