Koorporasi

Gerakan Penanaman Pohon di Lahan Pasca Tambang Jadi Tradisi dan Budaya PT KFM Lestarikan Ekosistem Alam

Zulkifly Mangantjo
12
×

Gerakan Penanaman Pohon di Lahan Pasca Tambang Jadi Tradisi dan Budaya PT KFM Lestarikan Ekosistem Alam

Sebarkan artikel ini
Hari Pahlawan
Gerakan penanaman pohon dilahan pasca tambang menjadi tradisi dan budaya penambangan pt kfm.

Momentum Hari Pahlawan 10 November yang kita kenang setiap tahunya, bukan hanya tentang mengenang jasa para pejuang kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyalakan semangat kepahlawanan dalam menjaga masa depan bumi.

Najmi mengaku di tengah tantangan kerusakan lingkungan, salah satu aksi nyata yang bisa kita lakukan adalah menanam pohon di lahan bekas tambang. “Lahan bekas tambang sering kali meninggalkan luka pada alam, tanah tandus, ekosistem rusak, dan hilangnya habitat satwa,” terangnya. Olehnya dengan menanam pohon di area ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi langkah strategis untuk memulihkan fungsi ekologis. Akar pohon membantu menahan erosi, daun menyerap karbon dioksida, dan menjadikan atap yang memberikan naungan bagi kehidupan baru nantinya di beberapa tahun kemudian. 

Semangat pahlawan tercermin ketika kita berani mengambil tanggung jawab, meski hasilnya mungkin terlihat bertahun-tahun kemudian. “Seperti para pejuang yang berkorban demi generasi mendatang, kita pun menanam pohon demi anak cucu yang akan menikmati udara bersih, tanah subur, dan keindahan alam yang lestari,” ucapnya.

Baca Juga :  Sinergi Program Comdev PT KFM Pertanian Tangguh Pertambangan Berkelanjutan, Triwidi : Petani Penyangga Pangan Negara

Menanam pohon di lahan bekas tambang di Hari Pahlawan adalah bentuk penghormatan yang hidup bukan hanya untuk para pahlawan bangsa, tetapi juga untuk bumi yang menjadi rumah kita bersama. Karena menjaga alam adalah perjuangan panjang, dan setiap pohon yang tumbuh adalah monumen hijau dari keberanian kita. 

Sebelum mengakhiri sambutan di hadiri 150 karyawan PT KFM dan perusahaan mitra kerja PT Jatra, PT TID, PT KIM dan PT JAMMIN, ia menyampaikan beberapa pantun yang mengandung makna tentang bagaimana menjaga dan melestarikan lingkungan tambang.

Baca Juga :  PT KFM Jalin MoU Praktek Kerja dan Mengajar Bersama Prodi Teknik S1 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Untad Palu

Burung terbang ke hutan saingon, Lahan bekas tambang ditanami pohon. Mari hijaukan Area B1 tercinta, Supaya kita tidak meninggal luka.

Di tepi sungai burung berkicau, Menanam pohon di lahan bekas tambang. Hijaukan bumi agar tak layu, Alam lestari, hidup pun tenang. 

Bunga melati harum baunya, Ayo menanam pohon bersama. Bekas tambang kini bersahaja, Bumi hijau kembali terasa. 

Ia berharap apa yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua. “Semoga acara ini berjalan lancar, memberikan manfaat, dan membawa keharmonisan bagi kita semua,” tutupnya.*

(zuma)

error: Content is protected !!