BANGGAI — Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid terus berkomitmen selama dirinya menjabat akan terus memberikan perhatian serius perbaikan ruas jalan wilayah kepala burung, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Komitmen itu telah dibuktikan Gubernur Anwar Hafid pada tahun pertama menjabat langsung mengalokasikan anggaran senilai Rp. 70 miliar untuk membangun ruas jalan di wilayah kepala burung sebagai akses vital ekonomi masyarakat.
Tidak berhenti sampai di situ saja, pada tahun depan (2026) Gubernur Sulteng Anwar Hafid kembali mengelontorkan anggaran pembangunan infrastruktur jalan di wilayah itu.
Hal tersebut disampaikan Aleg DPR Sulteng Fraksi Demokrat Samiun Algi yang ikut mendampingi rangakaian agenda kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Sulteng Anwar Hafid sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng di wilayah Kabupaten Banggai.
Diketahui sejak, Kamis (12/12) dalam kapasitas Anwar Hafid sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng menutup rangkaian kejuaraan sepak bola “Demokrat Cup 2025” di Lapangan Sepak Bola Desa Teku, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai.
Kembali Samiun Algi mengurai komitmen Gubernur Sulteng Anwar Hafid yang akan terus memberikan perhatian serius membangun ruas jalan di wilayah kepala burung. Menurutnya jauh sebelum menjabat Gubernur, Anwar Hafid sudah melakukanya sejak dirinya menjabat Aleg DPR RI Fraksi Demokrat kala itu. “perhatian itu sudah terlihat sejak awal lewat pokirnya saat menjabat Aleg DPR RI membangun ruas jalan Bonebakal,” ujarnya.
Dan dia (Gubernur) mengatakan di masa pemerintahannya seluruh ruas jalan wilayah akan terus diperhatikan kata Samiun, “Ini sesuai dengan visi misi “Berani Lancar” dan itu adalah janji Gubernur,” jelasnya.
Dan hari ini sebagai bentuk komitmen, anggaran sudah siap untuk kembali membangun ruas jalan wilayah kepala burung yang akan dikerjakan pada tahun depan (2026). “Saya selaku aleg yang lahir dari banggai bersaudara tentu bangga dan bersyukur, karena daerah kita mendapat perhatian yang spesial dari Gubernur, dan kita akan terus mendorong ini dan wilayah wilayah lain untuk mendapatkan perhatian serupa,” tutupnya.*
(zuma)














