Pemda Banggai

PUPR Banggai Rencana Bangun Jembatan Muara Teluk Lalong Studi Tiru Gentala Arasy

Zulkifly Mangantjo
17
×

PUPR Banggai Rencana Bangun Jembatan Muara Teluk Lalong Studi Tiru Gentala Arasy

Sebarkan artikel ini
Studi Tiru
Nampak Jembatan Gentala Arasy yang menjadi infrastruktur penyebrangan icon wisata di Provinsi Jambi yang menjadi lokasi studi tiru PUPR Banggai. (foto : ist)

BANGGAI – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai belum lama ini melakukan studi tiru Jembatan Gentala Arasy di Provinsi Jambi.

Plt Kadis PUPR Kabupaten Banggai Dewa Supatriagama membenarkan studi tiru bersama Kabid Bina Marga Fikri Dari melihat langsung lebih dekat Jembatan Gentala Arasy. “Iya kita melakukan studi tiru melihat jembatan Gentala Arasy,” ujarnya di sela sela buka bersama Pemda Banggai di Kantor Bank Sulteng, Jumat (21/3).

Banyak hal yang kami liat dari Jembatan Gentala Arasy memiliki lebar kurang lebih 4 meter panjang 500 meter melintasi sungai Batanghari yang merupakan icon wisata Kota Jambi kata Dewa Supatriagama. 

Baca Juga :  Pemda Banggai Terus Tingkatkan Kapasitas SDM dan Pemanfaatan Teknologi Pembangunan Semua Sektor

Bahkan kami dari PUPR Banggai juga mendapat kesempatan berbincang bincang langsung dengan Dinas PUPR Pemprov Jambi.

Sambung Plt Kadis PUPR Banggai Dewa Supatriagama dari hasil studi tiru akan memasukan dalam perencanaan pembangunan jembatan penyebrangan Muara Teluk Lalong Pasar Tua, Kelurahan Bungin menuju Tugu BMT, Kelurahan Karaton.

“Pembangunan jembatan penyebrangan ini masuk dalam perencanaan Dinas PUPR Banggai pasca studi tiru,” tambahnya.

Kenapa memilih Jembatan Gentala Arasy sebagai studi tiru PUPR Banggai. Sosok yang dekat dengan pewarta banggai ini kembali berujar selain sebagai icon wisata, jembatan itu memiliki konstruksi bangunan yang kuat dan kokoh dengan modelnya berlikuk.

Baca Juga :  Banggai Berkelanjutan, Era AT-FM Alokasikan Anggaran Tahun 2024 Bangun Mall Grand Central Luwuk

Sambungnya rencana pembangunan jembatan penyebrangan Teluk Lalong dengan ukuran panjang kurang lebih 350 meter ketinggian 30 meter dengan alokasi anggaran (APBD) Banggai yang masuk dalam perencanaan dengan anggaran milyaran rupiah.

Kembali untuk ketinggian jembatan akan menyesuaikan juga dengan ketinggian kapal yang keluar masuk di perairan Teluk Lalong dan jembatan tersebut dalam perencanaan di khususkan untuk pejalan kaki.

“Yang namanya perencanaan pembangunan kita harus memikirkan perkembangan daerah ini kedepan,” pungkasnya.*

(zuma)

error: Content is protected !!