Peristiwa

Aksi Premanisme Minta Uang Parkir Lempari Mobil Pengunjung Pasar Simpong Luwuk

Zulkifly Mangantjo
16
×

Aksi Premanisme Minta Uang Parkir Lempari Mobil Pengunjung Pasar Simpong Luwuk

Sebarkan artikel ini
Oknum
Oknum petugas parkir pasar simpong yang lempari mobil pengunjung karena minta uang parkir. (foto : ss/vd)

BANGGAI — Aparat dan dinas terkait diminta untuk menertibkan oknum petugas parkir bergaya premanisme dan arogansi yang telah meresahkan pengunjung Pasar Simpong Luwuk.

Seperti dialami seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk yang mendapat perlakuan tak terpuji dari oknum petugas parkir di lokasi pasar.

Kejadian itu terjadi pada Jumat (12/9) pagi. Bermula saat seorang IRT tadi hendak pulang ke rumahnya yang tinggal disekitaran kompleks Tanjung berada tak jauh dari komplek Pasar Simpong Luwuk.

Saat memutar balik mobil minibus warna putih bernopol DN 1773 IC yang dikendarainya sebelumnya parkir tak jauh dari jembatan kompleks pasar.

Dia lalu dihampiri oknum petugas parkir meminta uang parkir yang di patoknya sebesar Rp. 5 ribu. Namun yang bikin ibu tadi marah, entah dengan alasan apa oknum tadi melempari mobil miliknya dengan botol plastik bekas air mineral. 

Baca Juga :  Terindikasi Dukung Paslon 03, Sekum HMI Cabang Banggai Laporkan Oknum TNI Danramil Toili ke Bawaslu RI

Tak terima mobilnya dilempari oknum, sang ibu tadi sontak naik pitam lalu keluar dari mobilnya memarahi oknum tersebut sembari merekam menggunakan kamera ponsel miliknya. Terlihat oknum petugas parkir dalam rekaman video, memakai jaket warna merah, menggunakan topi berkacamata dan slayer hampir menutupi wajahnya. 

“Ini dia, dia lempar mobil, saya kan mau balik ulang, mau ambil uang, karena lupa bawa uang, kaget saya dia lempar mobil,” ucapnya dalam video rekaman berdurasi 00.12 detik.

Baca Juga :  Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

Ia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan tegas menertibkan para oknum petugas parkir yang telah meresahkan kami warga pengunjung pasar yang semena mena bahkan melempari mobil.

Apakah benar dia (petugas parkir) yang lempar mobil saya itu resmi, atau hanya berkedok petugas parkir memanfaatkan sentra ekonomi penopang PAD, dengan melakukan pungli berkedok petugas parkir. “Karena kalau resmi pasti pakai atribut atau ada tanda pengenal dan karcis resmi, ini hanya pakai jaket lalu seenaknya lempar mobil orang, ini harus ditertibkan, sudah bikin resah warga,” tutupnya.*

(zuma)

error: Content is protected !!