BANGGAI — Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili melantik pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Banggai periode 2025-2029, bertempat disalah satu hotel di Luwuk, Rabu (13/10).
Forum (FPRB) merupakan wadah kolaborasi lintas sektor pemerintah, akademisi, media, ormas, dan dunia usaha, untuk memperkuat peran masyarakat dalam upaya pencegahan, mitigasi, serta kesiapsiagaan terhadap bencana.
Sebelumnya dalam Kongres I FPRB Banggai yang dilaksanakan pada Selasa (4/11/2025), menetapkan Bambang Dwicahyo sebagai ketua FPRB Banggai periode 2025-2029.
Wakil Bupati Banggai mengatakan, FPRB menjadi wadah strategis dalam memperkuat paradigma baru dalam penanggulangan bencana. Yaitu beralih dari pendekatan tanggap darurat menuju pendekatan pengurangan risiko dan kesiapsiagaan.
“Kita ingin agar masyarakat tidak hanya menjadi objek yang menerima dampak bencana, tetapi juga menjadi subjek yang aktif dan mandiri dalam menghadapi ancaman bencana,” ujar Wabup Furqanuddin.
Melalui forum ini, Wabup Furqanuddin berharap terbentuk jejaring komunikasi, edukasi, dan aksi nyata yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
“FPRB juga diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan inisiatif lokal, seperti penyusunan peta risiko desa, sistem peringatan dini berbasis masyarakat, serta peningkatan literasi kebencanaan di sekolah-sekolah dan komunitas,” tuturnya.
Wabup menekankan bahwa pengurus FPRB harus dapat memperkuat kerja sama lintas sektor. “Masyarakat harus dilibatkan secara aktif dalam kegiatan dan kesiapsiagaan bencana,” tandasnya.
Acara pelantikan pengurus FPRB Banggai juga dihadiri oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Banggai Fery Sujarman.*
(zuma)














