Info Kecamatan

Wahana Hoya Hoya di Kalaka Bunta Picu Kemacetan Jalan Utama Transsulawesi Hingga Keributan Nyaris Baku Hantam

Zulkifly Mangantjo
10
×

Wahana Hoya Hoya di Kalaka Bunta Picu Kemacetan Jalan Utama Transsulawesi Hingga Keributan Nyaris Baku Hantam

Sebarkan artikel ini
Wahana
Panggung hiburan musik di lokasi wahana hoya hoya. (foto : ist)

BANGGAI — Kehadiran wahana Hoya Hoya (Soyo Sae Fun Yogyakarta) di wilayah Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai menjadi wahana daya tarik dalam membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Namun dibalik bisnis yang telah berjalan kurang lebih dua pekan ini justru tak luput dari keluhan masyarakat pengguna jalan umum. Pihak wahana dinilai mengabaikan hak hak kepentingan umum dengan membludaknya pengunjung mengakibatkan kemacetan lalu lintas di jalur utama jalan transsulawesi.

Kemacetan pun kerap menjadi pemandangan dalam dua pekan ini terlebih pada Kamis dan Sabtu malam. Dimana mereka menggelar event musik mengundang penyanyi atau musik DJ. Terjadi eskalasi pengunjung yang mengakibatkan jalan utama mengalami kemacetan hingga merugikan penguna jalan lain yang melintasi kawasan itu.

Pantauan media ini, buntut kemacetan itu karena adanya parkiran sepeda motor pada sisi kiri kanan jalan utama yang menjadikan badan jalan berukuran 4 meter menjadi sempat apalagi saat kendaraan berpapasan. Belum lagi mobil pengunjung yang parkir di bahu jalan mengakibatkan jalan menjadi sempit.

Baca Juga :  PT KFM Bantu Pembangunan Tiga Rumah Ibadah

Tidak terlihat juga petugas atau aparat yang mengatur secara teknis arus lalu lintas di kawasan itu. Terkesan pihak wahana hanya berorientasi pada bisnis tapi mengabaikan aspek kepentingan orang banyak yang bisa berpotensi terjadi kecelakaan. Bahkan bisa menjadi pemicu kesalahpahaman sesama pengguna jalan yang bisa berujung hukum.

Keributan

Seperti yang terjadi pada Sabtu (15/11) malam kemacaten parah di jalur utama penghubung antar kota kabupaten dan provinisi tak terelakan. Keributan oleh sekelompok pemuda dan saling kejar kejaran ditengah jalan hingga nyaris baku hantam yang membuat jalanan jadi macet total.

Ditambah lagi aksi ugal ugalan pemotor ditengah kemacetan dan sesaknya pengunjung memadati jalanan usai acara. Pengguna jalan lain pun terlihat kesal dengan kondisi itu, dan mirisnya tidak ada satupun aparat atau petugas terlihat mengurai kemacetan dan menertibkan perkelahian sekelompok pemuda ditengah jalan malam itu.

Baca Juga :  Bupati Banggai : Katanya Tidak Ada Dampak, Tapi Jalan Jadi Hancur

Salah satu pengguna jalan yang biasa melintasi kawasan itu mengeluhkan kemacetan yang terjadi, “Silahkan beken acara tapi kepentingan umum juga harus di pikirkan, sama sama torang cari makan, dorang enak dapat uang torang yang siksa jalan macet urusan jadi terhambat kalau ada kecelakaan siapa yang tanggung jawab,” ujarnya dengan nada kesal.

Keluhan lain pun demikian sehingga wahana seperti ini tidak hanya memikirkan pendapatan semata akan tetapi kepentingan umum termasuk keselamatan, kenyamanan dan kamtibmas menjadi pertimbangan izin keramaian yang kabarnya akan berlangsung sebulan di baluti gelaran event musik.*

(zuma)

error: Content is protected !!