BANGGAI — Penghujung tahun 2025 perusahaan tambang nikel PT Koninis Fajar Mineral (KFM) melaksanakan Anual Meeting (Meeting Bersama) semester 2 tahun 2025.
Meeting tersebut melibatkan seluruh mitra kerja berada di lingkup perusahaan PT KFM yang beroperasi di wilayah Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah
Kepala Teknik Tambang (KTT) Muhammad Najmi Alramadhan kepada media ini, Selasa (16/12) mengatakan meeting bersama ini menjadi bagian yang sangat penting dalam melakukan evaluasi, koordinasi serta kolaborasi, “Baik aspek teknis, lingkungan, keselamatan dan sosial kemasyarakatan,” ujar KTT Muh Najmi Alramadhan.
Sambung Najmi, meeting ini menjadi pijakan dasar bagi seluruh mitra kerja dalam merencanakan pekerjaan penambangan sekaligus out lock tahun 2026 dalam melakukan langkah langkah yang akan diambil dan diputuskan bersama kata dia.

“Peran (PT KFM) disini menjadi bagian pengawasan berbagai aspek aspek tersebut agar tidak menyimpang dari praktek kaidah dan norma – norma dalam melaksanakan kegiatan pertambangan,” jelasnya.
Point terakhir yang menjadi ketegasanya selaku (KTT) adalah bentuk kolaborasi bukan pertarungan tapi perjuangan kita bersama untuk terus membenahi tata kelola penambangan kita. “Sentuh area – area yang belum tersentuh untuk dibenahi,” terangnya.
Bagiamana kita menata yang belum tertata serta mengelola yang belum terkelola dan memperbaiki yang belum tersentuh, kemudian mempertahankan nilai nilai yang telah kita semai hingga jayalah pertambangan agar kita semua bekerja dengan aman dan selamat, “Sehingga kita semakin nyata dalam bekerja serta memberikan manfaat bagi semua pihak dan tambang ini terus beroperasi,” tutupnya.*
(zuma)














