BANGGAI — Sekitar puluhan sepeda motor terlihat ugal – ugalan sambil menggeber gas knalpot bogar, Jumat (20/3) malam.
Kebisingan suara knalpot bogar ini terpantau liar mondar mandir menghiasi jalanan saat pawai takbiran di Bunta, Kabupaten Banggai.
Meskipun secara tegas PHBI Bunta melarang sepeda motor ikut pawai takbir, tapi masih ada juga yang ngeyel mengikuti rute pawai takbiran.
Bukanya tertib dan melantunkan takbir menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Para pemotor dengan lagaknya mempertontonkan suara bising knalpot bogar bak berada di sirkuit balapan motor.
Entah dengan maksud dan tujuan apa mereka sengaja memperlihatkan suara bising knalpot bogar yang sangat mengganggu kenyamanan peserta takbiran dan warga yang menonton pawai.
Suara knalpot bogar yang memekik anak telinga ini terus menerus menderu deru dijalanan dan berkumpul depan Tokoh Alfamidi dan Indomaret.
Mereka terlihat berkumpul dan terus memainkan gas motor yang tak jelas tujuannya apa yang merasa gagah – gagahan bak pembalap.
Beberapa jam setelah pawai takbiran selesai, mereka dibubarkan oleh hujan yang turun walau hanya sebentar.
Saking kesalnya warga, ada yang menegur keras aksi yang terlihat hanya gagah – gagahan semata, sementara warga lain menjadi korban kebisingan.
“Kalau ada balap resmi ikut, bukan baba gas – gas motor dijalan umum macam pembalap saja. Tapi begitu ada balapan resmi cuma jadi penonton,” ujar warga kesal.
Sampai dengan dini hari masih terdengar aungan suara knalpot bogar masih terus lalu lalang dalam Kota Bunta yang sangat mengganggu kenyamanan istirahat warga.*
(zuma)














