BANGGAI — Ada cerita menarik warganet dan para pecinta bola pada ajang Piala Dunia (FIFA World Cup) Tahun 2026.
Itu setelah Tim Tanjung Verde (Cabo Verde) hangat menjadi perbincangan kalangan pecinta bola setelah laga tanding Argentina versus Tanjung Verde (Cabo Verde), Sabtu (4/7) dini hari.
Lionel Messi usai pertandingan dalam arena Stadion (Miami Stadium) Florida, Amerika Serikat yang berhasil membawa kemenangan tipis atas keseblasan Cabo Verde dengan skor akhir (2-1).
Kedua bintang lapangan Lionel Messi dan Vozinha terlibat pembicaraan hangat sambil tersenyum. Messi mengakui kalau Cabo Verde tim hebat bersama kapten keseblasan sang kiper Josimar Jose Evora Dias (Vozinha), “Kamu Vozinha kiper yang bagus,” ucap Messi.
Dan rakyat (Cabo Verde) pasti bangga dengan kamu (Vozinha) kata Messi. Mendengar ucapan Messi, Kiper Vozinha membalasnya, “Terima kasih Leo (Lionel Messi) kamu pemain terbaik,” akunya.
Ajakan Messi bertukar jersey dengan Vozinha menjadi moment yang tak bisa dilupakan Vozinha sendiri dan Cabo Verde dalam perjalanan FIFA World Cup (Piala Dunia) 2026.
Perdana Ikut Pildun 2026
Diketahui Cabo Verde adalah tim yang berasal dari sebuah negara kepulauan di Samudera Altlantik sekitar 600 km di lepas pantai Afrika Barat. Negara ini terdiri dari 10 pulau utama dengan penduduk sekitar 500.000 jiwa dan Ibu kotanya adalah Praia dengan bahasa resminya adalah Portugis, sementara bahasa sehari-hari yang banyak digunakan adalah Kreol Cabo Verde.
Mengenal Tim Cabo Verde adalah negara kali pertama yang mengikuti FIFA World Cup (Piala Dunia) 2026 digelar di Amerika Serikat. Kehadiran tim ini mampu menghipnotis dunia sepak bola internasional hingga merambat ke Indonesia. Dimana para pecinta bola dan pengamat mengakui kehebatan Cabo Verde yang berseliweran beragam testimoni di sosial media (sosmed).
Kalau mungkin Cabo Verde sedari awal jauh dari hitungan karena baru pertama kali ikut FIFA World Cup 2026. Seketika pemikiran itu pudar melihat taktik dan strategi permainan Cabo Verde dengan kekuatan penuh saat berhadapan melawan Argentina tiga kali juara dunia.
Bahkan sekelas Argentina terbilang dalam bayangan kewalahan menghadapi pola dan serangan Cabo Verde di Stadion (Miami Florida) dalam fase 32 besar memperebutkan tiket 16 besar dengan sistem gugur.
Alasan lain Cabo Verde menjadi keseblasan yang kuat, tercatat beberapa laga walau baru pertama tampil pada Piala Dunia (Pildun) 2026, permainan dalam lapangan terbukti mampu menahan imbang sekelas Spanyol juara dunia satu kali dan tim hebat Paraguay.
Kendatipun gagal menuju 16 besar dan pulang dengan kehampaan dari sebuah harapan besar berada pada level FIFA World Cup 2026. Sejatinya mata dunia sedang tertuju pada Cabo Verde sebagai tim hebat yang kali pertama tampil dalam FIFA World Cup 2026 tapi mampu memberikan perlawanan sengit pada lawan di fase 32 besar.*
(zuma)














