BANGGAI — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Banggai sedikitnya telah menghanguskan kurang lebih 30 hektar lahan dan kawasan hutan.
Peristiwa kebakaran itu melanda areal pegunungan Desa Batu Hitam, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang terjadi pada Rabu (15/7) siang sekitar pukul 12.30 Wita.
Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Nuhon yang menerima informasi dari masyarakat melalui layanan Call Center 110 langsung bergegas menuju lokasi kebakaran.
Polisi yang tiba dilokasi kebakaran, terlihat api masih menyala di sertai kepulan asap di bagian pegunungan. Upaya memadamkan api dengan lokasi kebakaran yang berada di wilayah pegunungan yang memiliki struktur medan yang sulit menjadi kendala serius.
Kapolsek Nuhon, Ipda Tesar, mengatakan kebakaran diduga dipicu aktivitas pembukaan lahan yang dilakukan dengan cara dibakar oleh warga. Beberapa keterangan saksi, api yang telah menyala selama sekitar tiga hari kemudian meluas hingga merambat pada kawasan hutan dan pegunungan sekitar.
“Menurut keterangan saksi, dugaan penyebab kebakaran akibat pembukaan lahan dengan cara dibakar yang kemudian merambat ke lahan dan hutan pegunungan,” ujarnya.
Kapolsek Ipda Tesar menjelaskan, selain kondisi medan yang sulit, hembusan angin laut yang cukup kencang menyebabkan api cepat meluas. “Diperkiran luas lahan terbakar sekitar 30 hektare,” ujar Kapolsek Ipda Tesar.
Lanjutnya untuk mencegah kebakaran hutan semakin meluas. Polsek Nuhon terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk melakukan langkah-langkah penanganan lanjut.
Kapolsek Ipda Tesar mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar serta menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan, perekonomian, dan kesehatan masyarakat.(*)
(zuma)














