Pemda Banggai

Bupati Amirudin dan Rombongan Kunjungi PT PGN Sleman Yogyakarta, Langkah Percepat Transformasi Energi Jargas dan CNG

Zulkifly Mangantjo
12
×

Bupati Amirudin dan Rombongan Kunjungi PT PGN Sleman Yogyakarta, Langkah Percepat Transformasi Energi Jargas dan CNG

Sebarkan artikel ini
Pemda Banggai
Bupati Amirudin dan rombongan kunjungi PT PGN Sleman Yogyakarta langka percepat transformasi energi jargas dan compressed natural gas.

BANGGAI — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai terus memperkuat komitmennya mewujudkan kemandirian energi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan studi banding dipimpin Bupati Banggai Amirudin ke PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kunjungan studi banding berlangsung sejak 21-23 Juli 2026 guna mempelajari pengelolaan Jaringan Gas Rumah Tangga (Jargas) dan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai solusi penyediaan energi yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Kunjungan itu tidak hanya diisi dengan pemaparan materi dan diskusi teknis, tetapi juga dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke sejumlah fasilitas dan lokasi operasional Jargas yang dikelola PGN. 

Rombongan melihat secara langsung jaringan distribusi gas rumah tangga, Pressure Regulating Station (PRS) sebagai pusat pengatur tekanan gas, serta kawasan permukiman yang telah memanfaatkan Jargas sebagai sumber energi utama. Rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai sistem distribusi gas menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai solusi penyaluran gas ke wilayah yang belum terhubung jaringan pipa.

Bupati Amirudin saat berada di PT Perusahaan Gas Negara (PGN).

Dalam kunjungan itu rombongan memperoleh gambaran nyata mengenai proses penyaluran gas mulai dari sumber pasokan, pengaturan tekanan, distribusi melalui jaringan pipa, hingga pelayanan kepada pelanggan. Pengalaman ini menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Banggai dalam merumuskan langkah percepatan pengembangan Jargas sesuai karakteristik wilayah Banggai.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Bupati Amirudin : Percepat Belanja Anggaran, Dampak Pemotongan Dana Transfer Pusat Cukup Besar 

Dalam pemaparannya, PGN menjelaskan strategi pengembangan jargas melalui jaringan pipa maupun skema Beyond Pipeline berbasis CNG yang memungkinkan distribusi gas menjangkau wilayah yang belum terhubung jaringan pipa. Model tersebut dinilai sangat potensial diterapkan di Kabupaten Banggai yang memiliki sumber gas bumi sekaligus wilayah dengan potensi pengembangan permukiman dan kawasan industri.

Bupati Banggai menegaskan bahwa transformasi energi harus menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya Kabupaten Banggai memiliki sumber daya gas bumi yang melimpah dan sudah saatnya potensi tersebut memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyediaan energi yang lebih murah, lebih aman, dan ramah lingkungan. Studi banding ini menjadi bekal bagi kami untuk mempercepat pengembangan jargas sehingga manfaat gas bumi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat banggai.

Baca Juga :  Percepat Realisasi APBD 2024, Bupati Amirudin Rutinkan Evaluasi Tiap Pekan Awali Dari Dinas PUPR Banggai
Rombongan stuban Kabid Perlidungan Konsumen Disperidang Banggai (kiri) dan Stafsus Abdul Ukas (kedua dari kanan).

PGN juga menyampaikan bahwa Kabupaten Banggai saat ini telah memiliki 7.888 sambungan rumah (SR) Jargas yang aktif dan masih memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah daerah, ketersediaan pasokan gas, serta sinergi dengan pemerintah pusat. Melalui studi banding ini, Pemerintah Kabupaten Banggai memperoleh berbagai pembelajaran mengenai aspek perencanaan, pembiayaan, pembangunan infrastruktur, operasional, pelayanan pelanggan, hingga dukungan regulasi yang dibutuhkan dalam pengembangan Jargas.

Hasil kunjungan ini akan menjadi dasar penyusunan langkah-langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan gas bumi di Kabupaten Banggai. Pemerintah Kabupaten Banggai berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan PGN dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangan Jargas dan pemanfaatan CNG dapat menjadi bagian dari transformasi energi daerah, memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan terhadap LPG bersubsidi, serta mendorong Banggai menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan energi gas bumi di Indonesia Timur.(*)

(zuma)

error: Content is protected !!