Pemda Banggai

Ide Cemerlang Yuniarty Rizkiyani Bullah Gagas Inovasi Gerakan Pakan Ternak Ramah Lingkungan

Zulkifly Mangantjo
2
×

Ide Cemerlang Yuniarty Rizkiyani Bullah Gagas Inovasi Gerakan Pakan Ternak Ramah Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Disnakeswan Banggai
Ide cemerlang Yuniarty Rizkiyani Bullah ciptakan sebuah inovasi gerakan pakan ternak ramah lingkungan. (foto : yuniarty rizkiyani bullah)

“Geparling sebuah pengembangan inovasi peternakan merubah mindset masyarakat”

BANGGAI — Dinas Peternakan dan Kesehatan (Disnakeswan) Kabupaten Banggai melakukan sebuah inovasi brilian melalui Gerakan Pakan Ternak Ramah Lingkungan (Geparling).

Sebuah ide cemerlang ini lahir dari Yuniarty Rizkiyani Bullah, S.Pt yang melakukan sebuah inovasi merupakan pengembangan dari inovasi pada tahun sebelumnya yang telah dilakukan pada kelompok ternak ayam petelur di Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai. 

Inovasi tersebut dengan menggunakan media magot untuk meningkatkan produksi telur serta menekan jumlah penggunaan pakan pabrikan. Maka setelah inovasi tersebut dianggap telah berhasil, penggunaan limbah rumah tangga dilakukan pengembangan pada ternak itik di desa Tumpu Jaya Kecamatan Toili untuk membantu meningkatkan produksi telur itik guna menjadi solusi signifikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di tingkat pedesaan atau komunitas. 

Yuniarty Rizkiyani Bullah bersama kelompok peternak

Yang mana inovasi tersebut lahir dari ide Yuniarty Rizkiyani Bullah dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui Gerakan Pangan Ternak Ramah Lingkungan (Geparling), yaitu memberikan edukasi pada kelompok ternak melalui gerakan (Geparling) memaksimalkan bantuan pemerintah untuk lebih mandiri dengan melakukan pelatihan secara berkelanjutan, dan membangun kesadaran masyarakat dan merubah mindset masyarakat atas bantuan pemerintah yang awalnya tidak dikelola dengan baik, dan pada akhirnya bantuan itu mampu merubah pola manajemen perekonomian kelompok, serta menggandeng Asosiasi Peternak Kabupaten Banggai untuk terus melakukan edukasi dan pendampingan untuk semua kelompok ternak yang tergabung dalam Asosiasi Peternak Kabupaten Banggai.

Baca Juga :  Dinas PUPR Banggai Kerjakan Lanjutan Talud Desa Tangkian Kintom Anggaran Rp. 4,2 Miliar
Implementasi inovasi gerakan pakan ternak ramah lingkungan

Keunggulan dari inovasi ini yaitu:

– Memanfaatkan lahan kosong/perkebunan masyarakt yang belum diolah.

– Merubah mindset anggota kelompok tentang bantuan pemerintah habis setelah selesai diserahkan, dan terus dikembangkan menjadi lebih maju dan berkembang.

– Pengembangan Inovasi ke Jenis Unggas lainnya seperti itik, memberikan perubahan baru dalam pengelolaan pakan alternatif.

Dalam peningkatan Ekonomi Masyarakat Peternak mengalami perubahan yaitu :

1. Peningkatan Pendapatan Peternak Kecil

• Biaya pakan berkurang hingga 30–50% karena memanfaatkan bahan lokal (limbah sayur, dedak, maggot, ampas tahu, dan lain – lain).

• Peternak tidak perlu bergantung pada pakan komersial yang mahal.

• Margin keuntungan meningkat, sehingga peternak lebih sejahtera dan keluar dari garis kemiskinan.

Baca Juga :  Jelang Rekruitmen CASN PPPK Tahap 2, Disdikud Banggai dan BKPSDM Beri Arahan Pada Honorer

2. Ketahanan Pangan Keluarga Meningkat

• Keluarga peternak memiliki akses mandiri terhadap telur, daging, dan sumber protein hewani.

• Produk ternak dapat dijual maupun dikonsumsi, sehingga gizi keluarga membaik.

3. Efisiensi dan Keberlanjutan

• Pemanfaatan limbah pertanian dan rumah tangga menjadi pakan ternak mendukung ekonomi sirkular.

• Lingkungan menjadi lebih bersih, mengurangi sampah organik.

• Biaya produksi ternak menjadi lebih stabil, meski harga pakan naik di pasaran.

4. Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Rentan

• Melibatkan ibu rumah tangga dan pemuda desa dalam produksi dan distribusi pakan.

• Program ini mendorong inklusivitas ekonomi dan memperkecil kesenjangan sosial.

5. Dukungan pada Program Pemerintah

• Inovasi ini mendukung program nasional seperti:

• Kemandirian pangan

• Zero Waste

• Pengentasan kemiskinan berbasis lokal 

• Sustainable Development Goals (SDGs) terutama poin 1 (No Poverty), 2 (Zero Hunger), dan 12 (Responsible Consumption and Production).(*)

(zuma)

error: Content is protected !!