<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korban Arsip - Dikte News</title>
	<atom:link href="https://diktenews.com/tag/korban/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://diktenews.com/tag/korban/</link>
	<description>Hadir Mendorong Kemajuan Daerah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 06 Feb 2025 10:49:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.7.2</generator>

<image>
	<url>https://diktenews.com/wp-content/uploads/2022/07/logo-diktenews-100x75.jpg</url>
	<title>Korban Arsip - Dikte News</title>
	<link>https://diktenews.com/tag/korban/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Empat Pekerja Tiang Internet di Nuhon Jadi Korban Tersengat Aliran Listrik, Satu Tewas</title>
		<link>https://diktenews.com/2025/02/06/empat-pekerja-tiang-internet-di-nuhon-jadi-korban-tersengat-aliran-listrik-satu-tewas/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2025/02/06/empat-pekerja-tiang-internet-di-nuhon-jadi-korban-tersengat-aliran-listrik-satu-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 10:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Tersengat]]></category>
		<category><![CDATA[Tiang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=14551</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Empat orang pekerja tersengat aliran listrik...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2025/02/06/empat-pekerja-tiang-internet-di-nuhon-jadi-korban-tersengat-aliran-listrik-satu-tewas/">Empat Pekerja Tiang Internet di Nuhon Jadi Korban Tersengat Aliran Listrik, Satu Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Empat orang pekerja tersengat aliran listrik saat sedang memasang tiang jaringan internet.</p>



<p>Dari empat korban, satu pekerja tewas bernama Lusiono (37). Sementara Wayan Eka (26) mengalami luka bakar di dada, kaki dan tangan.</p>



<p>Sementara rekan lainya I Gede Roy (22) alami luka bakar jari tangan kiri dan Wayan Yudiasa (32) mengalami trauma.</p>



<p>Kapolsek Nuhon Iptu Tamrin Luntaya mengatakan ke empat pekerja saat itu edang memasang tiang jaringan instalasi internet di Dusun II, Desa Tete Sulu, Kecamatan Nuhon, Kabuaten Banggai pada Rabu (5/2) siang</p>



<p>&#8220;Keempat orang yang tersetrum kecelakaan kerja, satu tewas, satu luka berat, satu luka ringan dan satu selamat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Awal saat sedang menacap tiang jaringan korban meninggal Lusiono terpeleset, lalu tiang yang ditancap menyentuh kabel listrik bertekanan tinggi.</p>



<p>&#8220;Mengakibatkan keempatnya tersengat listrik dan terpental hingga 3 meter,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Warga yang melihat peristiwa itu lalu membantu korban membawa ke Puskesmas Saiti, Kecamatan Nuhon. Naas setelah sempat mendapatkan perawatan, korban Lusiono menghembus napas terakhirnya.</p>



<p>&#8220;Sedangkan Wayan Eka mengalami luka bakar dibagian dada, tangan dan kaki, kemudian dirujuk ke RSUD Luwuk. Selanjutnya Gede Roy alami luka bakar dijari tangan kiri serta Wayan Yudiasa, trauma,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mantan Kapolsek Bunta itu juga mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP. &#8220;Bahwa para korban saat bekerja tidak menggunakan peralatan standar keselamatan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kami akan segera memeriksa penanggung jawab pekerjaan yang saat ini sedang berada di Kabupaten Poso.*</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2025/02/06/empat-pekerja-tiang-internet-di-nuhon-jadi-korban-tersengat-aliran-listrik-satu-tewas/">Empat Pekerja Tiang Internet di Nuhon Jadi Korban Tersengat Aliran Listrik, Satu Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2025/02/06/empat-pekerja-tiang-internet-di-nuhon-jadi-korban-tersengat-aliran-listrik-satu-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sahrul Gunawan di Cekik Leher Setelah Lepas Baliho Paslon Anti-Bali dari Jendela Kamarnya Dipasang Tanpa Izin</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/09/13/sahrul-gunawan-di-cekik-leher-setelah-lepas-baliho-paslon-anti-bali-dari-jendela-kamarnya-dipasang-tanpa-izin/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/09/13/sahrul-gunawan-di-cekik-leher-setelah-lepas-baliho-paslon-anti-bali-dari-jendela-kamarnya-dipasang-tanpa-izin/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Sep 2024 05:50:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Baliho]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Lepas]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Paslon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=13496</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Pemilik rumah Sahrul Gunawan (22) pemuda...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/09/13/sahrul-gunawan-di-cekik-leher-setelah-lepas-baliho-paslon-anti-bali-dari-jendela-kamarnya-dipasang-tanpa-izin/">Sahrul Gunawan di Cekik Leher Setelah Lepas Baliho Paslon Anti-Bali dari Jendela Kamarnya Dipasang Tanpa Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Pemilik rumah Sahrul Gunawan (22) pemuda warga asal Bantayan, Kecamatan Luwuk Timur, diduga mendapat perlakuan tidak menyenangkan disertai ancaman dari warga setempat akibat melapas spanduk kampanye Anti-Bali yang dipasang tanpa izin di jendela kamar korban.</p>



<p>Insiden pengancaman itu terjadi di depan kios sembako saat korban hendak membeli rokok, Kamis, 12 September 2024. Menurut korban, motif pelaku marah karena spanduk yang mereka pasang dilepas.</p>



<p>&#8220;Jadi saya langsung didatangi beberapa orang. Satu dari mereka bertanya dengan nada tinggi, Siapa yang buka balihonya ibu Anti,&#8221; ujar Sahrul pada media ini.</p>



<p>Saat itu korban hanya terdiam karena merasa bingung, ada masalah apa ketika dirinya melepas spanduk yang dipasang tanpa izin pada dirinya sebagai pemilik rumah. &#8220;Pokoknya mereka semua marah-marah. Lalu satu orang lagi maju mendekati saya dan langsung mecekik leher saya,&#8221; kata Sahrul sembari menunjukan goresan bekas kuku dilehernya.</p>



<p>Atas kejadian itu, Sahrul langsung melaporkan tindakan pelaku ke SPKT Polres Banggai. Lanjut Sahrul, intimidasi yang dilakukan pelaku membuat dirinya dan keluarga trauma.</p>



<p>&#8220;Semoga dengan laporan ini bisa menyadarkan pendukung atau relawan bu Anti – Obama untuk tidak memaksakan kehendak pada warga lainnya apalagi kase liat otot. Pasang spanduk dijendela kamar tanpa izin. Saya lepas kenapa mereka harus marah,&#8221; tambah Sahrul menyesalkan tindakan itu.</p>



<p>Informasi diterima media ini laporan korban langsung diterima petugas SPKT Polres Banggai dengan Nomor STTPL LP/B/530/IX/2024.</p>



<p>Sejumlah warga yang melihat kejadian itu sangat menyayangkan ulah para pelaku. Pasalnya, selain memasuki pekarangan tanpa izin pemilik rumah untuk memasang spanduk dijendela kamar.</p>



<p>Pelaku dan kawan-kawan juga telah mencederai demokrasi. Kasian korban hanya cabut lalu pindahkan spanduk ke dego-dego, kenapa mereka harus marah.</p>



<p>&#8220;Harusnya korban yang marah karena rumahnya ditempeli spanduk tanpa seizin dia (korban). Model begini tidak bagus, jangan jadi relawan kalau model preman,&#8221; ungkap saksi yang enggan disebutkan namanya.</p>



<p>Semoga polisi bisa menangani persoalan ini, karena kalau dibiarkan mereka seenaknya pasang spanduk Anti-Bali sesuka hati tanpa izin. &#8220;Giliran dibuka baru mo ba pukul orang,&#8221; tambah saksi.</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/09/13/sahrul-gunawan-di-cekik-leher-setelah-lepas-baliho-paslon-anti-bali-dari-jendela-kamarnya-dipasang-tanpa-izin/">Sahrul Gunawan di Cekik Leher Setelah Lepas Baliho Paslon Anti-Bali dari Jendela Kamarnya Dipasang Tanpa Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/09/13/sahrul-gunawan-di-cekik-leher-setelah-lepas-baliho-paslon-anti-bali-dari-jendela-kamarnya-dipasang-tanpa-izin/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Gabungan Temukan Korban Dalam Keadaan Tak Bernyawa di Kedalaman 10 Meter Perairan Laut Dolominon Bunta</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/08/14/tim-sar-gabungan-temukan-korban-dalam-keadaan-tak-bernyawa-di-kedalaman-10-meter-perairan-laut-dolominon-bunta/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/08/14/tim-sar-gabungan-temukan-korban-dalam-keadaan-tak-bernyawa-di-kedalaman-10-meter-perairan-laut-dolominon-bunta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 15:43:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=13127</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama aparat...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/08/14/tim-sar-gabungan-temukan-korban-dalam-keadaan-tak-bernyawa-di-kedalaman-10-meter-perairan-laut-dolominon-bunta/">Tim SAR Gabungan Temukan Korban Dalam Keadaan Tak Bernyawa di Kedalaman 10 Meter Perairan Laut Dolominon Bunta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama aparat TNI Polri di bantu nelayan mengevakuasi satu korban dalam insiden terbaliknya perahu pada Selasa (13/8).</p>



<p>Korban DS (34) warga Kelurahan Salabenda, Kecamatan Bunta di temukan oleh nelayan dalam pencarian lanjutan bersama tim gabungan pada Rabu (14/8) sekira pukul 06.30 Wita.</p>



<p>Korban di temukan tenggelam di dasar laut dengan posisi tengkurap di atas batu karang berada tidak jauh dari lokasi terbaliknya perahu yang di gunakan memancing bersama satu rekanya yang berhasil selamatkan oleh nelayan setempat di perairan Laut Dolominon, Kecamatan Bunta.</p>



<p>Isak tangis istri dan keluarga korban memecah saat korban di evakuasi ke darat dan akan di bawa menuju Puskesmas Bunta menggunakan satu unit mobil ambulance untuk di lakukan otopsi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="400" src="https://diktenews.com/wp-content/uploads/2024/08/IMG_20240814_233439-700x400.jpg" alt="" class="wp-image-13129"/><figcaption class="wp-element-caption">Korban tenggelam berhasil di evakuasi oleh tim sar gabungan. (foto : ist)</figcaption></figure>



<p>Sejak Selasa malam sesaat setelah insiden terbaliknya perahu yang gunakan mereka memancing upaya pencarian di lakukan aparat TNI Polri di bantu satu buah kapal milik KUPP Kelas III Bunta bersama nelayan setempat.</p>



<p>Namun upaya pencarian yang di lakukan sampai dengan dini hari belum membuahkan hasil dan berlanjut pencarian pada Rabu pagi korban berhasil di temukan dalam keadaaan sudah tidak bernyawa.</p>



<p>Keterangan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Bunta melalui Kapolsek Bunta Iptu Tamrin Luntaya korban di temukan pertama kali oleh nelayan yang tergabung dalam tim pencarian di sekitar TKP awal tenggelamnya perahu.</p>



<p>Jarak dari bibir pantai sekitar 50 meter korban di temukan tenggelam pada kedalaman 10 meter di dasar laut. Dari hasil pemeriksaan, korban diduga meninggal dunia karena tenggelam dan terdapat luka pada wajah korban, &#8220;Hematoma sebelah kanan, luka jari tengah kaki kiri dan luka lecet tidak beraturan di kepala,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Oleh pihak keluarga, baik istri korban tidak melakukan penuntutan hukum terhadap siapapun dan telah menerima kejadian ini dengan membuat surat pernyataan.*</p>



<p></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/08/14/tim-sar-gabungan-temukan-korban-dalam-keadaan-tak-bernyawa-di-kedalaman-10-meter-perairan-laut-dolominon-bunta/">Tim SAR Gabungan Temukan Korban Dalam Keadaan Tak Bernyawa di Kedalaman 10 Meter Perairan Laut Dolominon Bunta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/08/14/tim-sar-gabungan-temukan-korban-dalam-keadaan-tak-bernyawa-di-kedalaman-10-meter-perairan-laut-dolominon-bunta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Detik Detik Sebelum Maut Laka Tunggal Korban Masih Sempat Foto Bersama Rekan Sekelas</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/07/16/detik-detik-sebelum-maut-laka-tunggal-korban-masih-sempat-foto-bersama-rekan-sekelas/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/07/16/detik-detik-sebelum-maut-laka-tunggal-korban-masih-sempat-foto-bersama-rekan-sekelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 17:32:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Foto]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=12823</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Duka mendalam tengah menyelimuti pihak sekolah...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/07/16/detik-detik-sebelum-maut-laka-tunggal-korban-masih-sempat-foto-bersama-rekan-sekelas/">Detik Detik Sebelum Maut Laka Tunggal Korban Masih Sempat Foto Bersama Rekan Sekelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Duka mendalam tengah menyelimuti pihak sekolah SMA Negeri I Bunta, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.</p>



<p>Seorang siswi Kelas 11 bernama Resna meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi pada Senin (15/7) siang sekira pukul 14.00 Wita.</p>



<p>Kabarnya sebelum insiden naas itu terjadi, Resna (17) masih sempat mengabadikan berfoto bersama rekan sekelasnya yang nampak berada di salah satu ruang kelas belajar.</p>



<p>Sebelum akhirnya nyawa gadis belia warga Desa Doda, Dusun Loinang, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, tak dapat tertolong lagi usai kecelakaan tunggal di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.</p>



<p>Pasca kecelakaan, dalam kolom komentar di platform akun media sosial (facebook) Diktenews.Com, sebuah foto di unggah, terlihat korban berada dalam foto bersama rekan sekelasnya sebelum kejadian.</p>



<p>Dalam foto itu di lingkari tinta warna hijau stabilo, nampak almarhumah duduk pada kursi barisan depan berjejer dengan rekanya mengabadikan momen foto bersama.</p>



<p>Kembali peristiwa kecelakaan itu terjadi setelah jam sekolah berakhir. Saat itu korban di gonceng rekanya yang juga siswi Kelas 11 menggunakan sepeda motor Yamaha Fino bernopol DN 3123 RR.</p>



<p>Berada sekitar 200 meter dari sekolah SMA Negeri 1 Bunta mengarah ke Bunta di ruas Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kalaka, Kecamatan Bunta.</p>



<p>Pengendara mengalami hilang keseimbangan dan menghentikan motornya. Dari jarak 10 meter tempat motornya berhenti diapun menoleh ke belakang dan melihat korban sudah jatuh tergeletak di jalan raya dan tak sadarkan.</p>



<p>Oleh warga setempat membantu korban dengan membawanya ke Puskemas Bunta untuk mendapatkan pertolongan medis.</p>



<p>Namun takdir berkehendak lain, korban Resna (almarhumah) menghembuskan nafas terakhirnya pukul 14.15 Wita</p>



<p>Usainya jenazah langsung di bawa menggunakan mobil ambulance menuju rumah duka di Desa Doda.*</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/07/16/detik-detik-sebelum-maut-laka-tunggal-korban-masih-sempat-foto-bersama-rekan-sekelas/">Detik Detik Sebelum Maut Laka Tunggal Korban Masih Sempat Foto Bersama Rekan Sekelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/07/16/detik-detik-sebelum-maut-laka-tunggal-korban-masih-sempat-foto-bersama-rekan-sekelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di seruduk Sapi Sendiri, Korban Alami Luka Robek</title>
		<link>https://diktenews.com/2024/04/12/di-seruduk-sapi-sendiri-korban-alami-luka-robek/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2024/04/12/di-seruduk-sapi-sendiri-korban-alami-luka-robek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Apr 2024 14:32:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=11931</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGGAI &#8212; Peringatan bagi para pemilik ternak sapi...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/04/12/di-seruduk-sapi-sendiri-korban-alami-luka-robek/">Di seruduk Sapi Sendiri, Korban Alami Luka Robek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>BANGGAI</strong> &#8212; Peringatan bagi para pemilik ternak sapi untuk tetap berhati hati dan selalu waspada saat berada di dekatnya.</p>



<p>Karena bisa jadi sapi ternak piaraan kita tanpa kita sadari menjadi ancaman dan fatalnya menyerang kita.</p>



<p>Seperti di alami seorang warga Kelurahan Bunta II, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai. Kabarnya pria bernama AD (53) menjadi korban setelah di seruduk sapi piaranya sendiri.</p>



<p>Peristiwa itu terjadi, Rabu 10 April 2024, sekira pukul 09.30 Wita. Saat itu AD memberi minum sapi piaranya.</p>



<p>Entah apa yang terjadi sapi piaraan tersebut menyeruduk korban dari arah belakang.</p>



<p>Akibatnya korban mengalami luka robek, dan sempat di larikan ke Puskemas Bunta untuk penanganan medis.</p>



<p>Karena luka cukup parah, korban akhirnya di rujuk ke RSUD Luwuk Banggai. Informasi di peroleh korban mengalami luka robek dengan 20 jahitan.*</p>



<p><strong>(zuma)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2024/04/12/di-seruduk-sapi-sendiri-korban-alami-luka-robek/">Di seruduk Sapi Sendiri, Korban Alami Luka Robek</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2024/04/12/di-seruduk-sapi-sendiri-korban-alami-luka-robek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Ada Tanda Kekerasan, Diduga Korban Bunuh Diri</title>
		<link>https://diktenews.com/2022/10/07/tidak-ada-tanda-kekerasan-diduga-korban-bunuh-diri/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2022/10/07/tidak-ada-tanda-kekerasan-diduga-korban-bunuh-diri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Oct 2022 07:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh diri]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=7615</guid>

					<description><![CDATA[<p>LUWUK &#8212; Aparat Kepolisian mengevakuasi sesosok mayat berjenis...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2022/10/07/tidak-ada-tanda-kekerasan-diduga-korban-bunuh-diri/">Tidak Ada Tanda Kekerasan, Diduga Korban Bunuh Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>LUWUK &#8212; Aparat Kepolisian mengevakuasi sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki berinisial MS alias A (54) warga Desa Padang, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Jumat (7/10/2022) pagi.</p>



<p>Mayat yang ditemukan dengan posisi tergeletak di perkebunan warga ini pertama kali ditemukan oleh seorang saksi berinisial RA.</p>



<p>Kapolsek Balantak Iptu Hasan mengungkapkan, bahwa pada Jumat 7 Oktober 2022 sekitar pukul 08.30 Wita, saksi keluar rumah mencari kayu bakar di kebun miliknya dan menemukan korban tergeletak tidak sadarkan diri dan diduga telah meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Melihat hal itu saksi langsung memberitahukan kepada rekannya agar memanggil aparat Desa Padang, serta Poslek Balantak untuk mengevakuasi mayat korban,&#8221; ungkap Hasan.</p>



<p>Saat ditemukan di TKP, Hasan menjelaskan, disamping korban ditemukan satu botol raun rumput dan satu bungkus diduga cairan racun serangga serta satu botol air mineral.</p>



<p>&#8220;Dan sekitar pukul 09.15 Wita korban di bawah ke Puskesmas balantak dengan menggunakan ambulance untuk dilakukan pemeriksaan luar,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari hasil pemeriksaan luar, kata perwira pangkat dua balak ini, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>



<p>&#8220;Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat bunuh diri,&#8221; kata Hasan.</p>



<p>Ia menambahkan, saat ini jenazah korban sudah dibawah ke kediamannya untuk dikebumikan dan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban.</p>



<p>&#8220;Pihak keluarga sudah ikhlas dengan kematian korban dengan membuat surat pernyataan,&#8221; pungkasnya.*</p>



<p>(zl/*)</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2022/10/07/tidak-ada-tanda-kekerasan-diduga-korban-bunuh-diri/">Tidak Ada Tanda Kekerasan, Diduga Korban Bunuh Diri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2022/10/07/tidak-ada-tanda-kekerasan-diduga-korban-bunuh-diri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tersangka Warga Desa Balanga Ditangkap Tim Tabur Kejaksaan</title>
		<link>https://diktenews.com/2022/07/31/tersangka-warga-desa-balanga-ditangkap-tim-tabur-kejaksaan/</link>
					<comments>https://diktenews.com/2022/07/31/tersangka-warga-desa-balanga-ditangkap-tim-tabur-kejaksaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zulkifly Mangantjo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2022 17:47:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Banggai]]></category>
		<category><![CDATA[kejati Gorontalo]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati Sulteng]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Penganiyayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tim tabur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://diktenews.com/?p=6897</guid>

					<description><![CDATA[<p>LUWUK &#8212; Tim tangkap buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati)...</p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2022/07/31/tersangka-warga-desa-balanga-ditangkap-tim-tabur-kejaksaan/">Tersangka Warga Desa Balanga Ditangkap Tim Tabur Kejaksaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>LUWUK &#8212;</strong> Tim tangkap buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Provinsi Sulawesi Tengah dan Kejari Banggai menangkap pelaku penganiyayaan yang mengakibatkan korban meninggal.</p>



<p>Siaran pers Kejari Banggai melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Firman Wahyudi, SH kepada diktenews.com, Sabtu (30/7) menyebutkan. Tersangka di tangkap sekira pukul 12.10 Wita bertempat di Kampung Pala, Kelurahan Pagimana Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai.</p>



<p>&#8220;Telah di laksanakan operasi Intelijen pengamanan Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Tinggi Gorontalo bekerja sama dengan Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dan Kejaksaan Negeri Banggai,&#8221; sebut Kasi Intelijen Kejari Banggai Firman Wahyudi, SH </p>



<p>Adapun identitas terpidana yang di amankan, Usman Labaika alias Usman (27) warga Desa Balanga, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai. Yang bersangkutan di amankan berdasarkan putusan Mahkamah Agung Nomor : 228 K/Pid/2018.</p>



<p>Dalam putusan itu terdakwa Usman Labaika alias Usman telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana di ancam dan di atur melanggar Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.</p>



<p>Kasi Intelijen Firman Wahyudi dalam rilisnya menyatakan terdakwa Usman Labaika alias Usman secara bersama-sama melakukan atau turut serta melakukan penganiayaan yang mengakibatkan kematian. </p>



<p>Akibat perbuatan terpidana di jatuhi hukuman pidana penjara selama 6 (enam) tahun di kurangkan seluruhnya dari pidana yang di jatuhkan.</p>



<p>Tim yang telah melakukan pemantauan keberadaan terpidana kemudian melakukan penangkapan untuk selanjutnya di lakukan eksekusi oleh Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Gorontalo sebagaimana amar putusan Mahakamah Agung<strong>.*</strong></p>



<p><strong>(zl/*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://diktenews.com/2022/07/31/tersangka-warga-desa-balanga-ditangkap-tim-tabur-kejaksaan/">Tersangka Warga Desa Balanga Ditangkap Tim Tabur Kejaksaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://diktenews.com">Dikte News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://diktenews.com/2022/07/31/tersangka-warga-desa-balanga-ditangkap-tim-tabur-kejaksaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
