Sambung Nazmi, adapun bibit yang diberikan yakni, Cabai 1000 batang, Alpokat 260 batang, Durian 20 batang dan Kacang Mente 200 batang. “Bibit ini kami berikan pada kelompok tani, yang kami beri nama Palu Gada,” ucapnya.
Selaku KTT, Nazmi Alramadhan dalam kesempatan itu mengajak para pimpinan kontraktor PT Emerald International Mining (EIM) PT Jagaaman Sarana (JAS) dan vendor kantin (SBU), hasil pertanian Kelompok Tani Palu Gada dapat menjadi kebutuhan di project supplier PT KFM.
“Saya berharap perusahaan mitra (PT EIM,JAS dan vendor (SBU) dapat mensuplay sayur mayur dari hasil pertanian kelompok tani Palu Gada,” pintahnya.

Nazmi menambahkan, sektor pertambangan dan pertanian merupakan satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan, agar aktivitas tambang berjalan dan pertanian berjalan, sehingga bisa hidup secara berdampingan.
Pesan saya pada Comdev KFM kata Nazmi, kegiatan bukan hanya membantu bibit. Namun harus belajar pengetahuan pertanian pada para petani. “Tugas pokok kita yakni melakukan pendampingan, peningkatan kapasitas serta saling melakukan transfer pengetahuan, dan dapat mensupport,” paparnya.
Fasilitas lain yang di butuhkan para petani ini, higga mereka mandiri dan produk hasil pertanian bisa mensuplay pasar pasar tradisional yang ada di Kecamatan Bunta dan sekitarnya.