banner 728x250

Siang Ini, Pemkec Bunta Gelar Rakor Penanggulangan Banjir

Bencana Alam
Akibat curah hujan tinggi mengakibatkan banjir dan longsor di wilayah Kecamatan Bunta. (foto : Ist)
banner 120x600

BUNTA — Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bunta sejak Ahad 4 September 2022 hingga Selasa 6 September 2022.

Mengakibatkan banjir menerjang beberapa desa, antaranya Desa Huhak, Tuntung dan Pongian.

Seperti di Desa Huhak, di kabarkan 15 rumah terendam, termasuk satu rumah semi permanen milik warga Tajudin Suma hanyut di hantam banjir dan tersisa bagian dapur. Kejadian banjir itu terjadi pada, Ahad 4 September 2022 sore sekira pukul 16.00 Wita.

Di susul banjir menghantam Desa Pongian dan Tuntung, Senin 5 September 2022. Belasan rumah terendam banjir dan beberapa warga terpaksa di evakuasi ke tempat aman.

Baca Juga :  Irwanto Kulap : Usulan DTKS Desa Kelurahan Ke Dinsos, Perlu di Cek Dan Perbaiki Kembali

Tidak hanya banjir, bencana longsor juga menjadi peristiwa di balik kondisi dan curah hujan yang terjadi tiga hari terakhir ini. Material longsor dan pohon tumbang menutupi badan jalan di empat titik jalan Trans Sulawesi Desa Pongian – Tuntung.

Menyikapi kondisi dan situasi curah hujan berkepanjangan di wilayah Kecamatan Bunta, dan telah berdampak banjir di beberapa desa.

Olehnya pemerintah akan menggelar rapat koordinasi camat dan forkopimcam pada siang nanti, Selasa 6 September 2022, seperti informasi yang diperoleh dari grup whatsaap.

Rapat tersebut guna melakukan langkah – langkah dan upaya untuk penanggulangan banjir yang sedang melanda wilayah Kecamatan Bunta.**

Baca Juga :  Pemkec Bunta Gelar Doa Bersama Sambut HUT RI
error: Content is protected !!