Metode
Berada di ketinggian 322,5 Mdpl dari permukaan laut, Najmi Alramadhan kepada diktenews, sedikit menjelaskan mengenai lahan reklamasi dan bibit yang di tanam. Awalnya lahan bekas tambang di timbun dulu menggunakan material bekas galian.
Pada lapisan atas kami timbun dengan tanah lapisan awal dari lokasi lain yang di tambang. Ini untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang sudah di tanam sebelumnya, sembari menunjuk arah (timur) lahan yang sudah di reklamasi pada tahun lalu (2022).
Kemudian untuk bibit pohon, kami semaikan terlebih dahulu di lokasi yang kami siapkan sampai umur 3 bulan dan siap untuk di tanam. Persemaian yang kami lakukan pada bibit tidak bisa melewati umur itu (3 bulan) agar akar tidak menembus polibag yang menyulitkan untuk di cabut karena sudah menembus tanah.
Keseluruhan bibit tanaman yang di reklamasi pada lahan bekas tambang selanjutnya akan di pantau terus perkembanganya termasuk pemupukan. Ini untuk memastikan, bahwa pohon yang di tanam tumbuh dan berkembang dalam melestarikan kawasan hutan kita.*
(zl)