BANGGAI — Kurang lebih 7 jam kemacetan panjang kendaraan terurai kurang lebih satu kilo baik dari Bunta menuju Luwuk dan sebaliknya Luwuk menuju Bunta.
Sampai dengan Rabu malam 5 Juli 2023, alat berat terus melakukan pembersihan material lumpur batu dan kayu kiriman banjir di Jalan Transsulawesi Dusun Panjokon, Desa Huhak, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.
Apresiasi
Kades Huhak Indra R Kuasan kepada Dikte News mengapresiasi pihak Emergency Respon Tim (ERT) PT KFM yang terjun langsung membantu membersihkan material banjir yang menutupi Jalan Utama Poros Transsulawesi, Dusun Panjokon, Desa Huhak, Kabupaten Banggai.
Antrian kendaraan baru bisa lewat sekira pukul 00.00 Wita pada Rabu (5/7) setelah unit alat berat Wheel Loader bersama Tim ERT menambah kekuatan membantu pembersihan di lokasi banjir.
“Ada dua alat berat membersihkan material banjir. Kalau cuma satu alat berat, mungkin butuh proses, adanya bantuan alat berat PT KFM kami merasa terbantu,” ujar Kades Indra Kuasan saat berada di lokasi pada Rabu malam (5/7) bersama unsur forkompimcam.
Saat ini jalan sudah dapat di lewati kendaraan dengan pengaturan satu arah dulu, dari arah Luwuk menuju Bunta agar teratur, mengingat antrian kendaraan begitu panjang datang dari dua arah sembari pembersihan terus berjalan, “Ada sekitar 100 kendaraan di dominasi (mobil) terjebak macet baik dari arah Luwuk ke Bunta dan Bunta ke Luwuk,” terangnya.

Tidak ada korban jiwa kata Kades Indra Kuasan dalam peristiwa banjir yang terjadi Rabu sore kemarin (5/7). Hujan deras sejak pukul 16.00 Wita mengakibatkan luapan air dari riol yang tidak dapat lagi menampung volume air dan menerjang jalan utama.