Bupati Amirudin dalam kunjungan itu juga melakukan pertemuan bersama Camat Pagimana, Kades, dan Tokoh Masyarakat untuk mendengar langsung keluhan dan tantangan yang dihadapi mereka akibat penurunan debit air.
Bupati juga berdiskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait apa yang telah ditugaskan untuk mengatasi masalah ini. “Saya minta PUPR bersama BPBD segera dilaksanakan, terkait anggaran bisa menggunakan anggaran BTT,” tegasnya.
Penegasan Bupati terkait penggunaan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebagai sumber pendanaan yang dapat digunakan menangani permasalahan debit air Desa Jaya Bakti. Secara langsung Bupati Amirudin melakukan peninjauan ke lokasi bak penampungan air terletak di Desa Hohudongan.
“Alternatif pertama menggunakan ini, kedua saya perintahkan segera menambah sumur bor,” terangnya.
Bupati juga mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banggai membangun bak air permanen mengatasi permasalahan kurangnya debit air. Kemudian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyediakan mobil tangki, agar dapat segera menyuplai kebutuhan air untuk masyarakat.*
(zl/*)
Ikuti kami di Google News