Peristiwa

Dari Sebuah Ruangan RSUD Luwuk Banggai Aleg DPRD Lisa Sundari Dengar Curahan Hati Bocah Polos Korban Kekerasan Seksual

Zulkifly Mangantjo
13
×

Dari Sebuah Ruangan RSUD Luwuk Banggai Aleg DPRD Lisa Sundari Dengar Curahan Hati Bocah Polos Korban Kekerasan Seksual

Sebarkan artikel ini
Aleg DPRD Banggai
Aleg DPRD Banggai sambangi bocah korban kekerasan seksual yang tengah menjalani perawatan medis.

“Lisa Sundari : Anakku Kamu Berhak Untuk Memiliki Masa Depan Yang Cerah dan Bahagia”

BANGGAI — Kepedulian seorang Aleg DPRD Kabupaten Banggai Lisa Sundari bertemu  langsung seorang bocah korban kekerasan seksual yang sedang menjalani perawatan di RSUD Luwuk Banggai.

Terlepas sebagai seorang Aleg DPRD Kabupaten Banggai sekaligus Ketua Komisi I, Lisa Sundari sebagai seorang perempuan tentu memiliki naluri sebagai sosok ibu yang tak dapat menyembunyikan kesedihanya dari peristiwa yang dialami sang bocah.

Tergerak hatinya ketika mengetahui adanya peristiwa kekerasan seksual yang menimpah sorang bocah perempuan yang terjadi di wilayah Kabupaten Banggai.

Kisah itu diturukan Lisa dari suatu ruangan perawatan RSUD Luwuk Banggai tak kala dirinya mengunjungi langsung korban dan memberikan semangat pada kedua orang tuanya dan keluarga korban. Lisa Sundari dengan raut muka yang sedih mendengar kisah menyayat hati di ungkapkan sang bocah yang masing sangat polos menceritakan semua peristiwa yang dialaminya.

Baca Juga :  Detik Detik Sebelum Maut Laka Tunggal Korban Masih Sempat Foto Bersama Rekan Sekelas

Lisa menuturkan dalam perjalanan pulang dari agenda Reses DPRD Kabupaten Banggai di Kecamatan Bualemo, ada kabar bahwa telah terjadi pelecehan terhadap anak dibawah umur. Setelah mendengarkan kabar itu saya pun bergegas untuk mengunjungi langsung korban di RSUD Luwuk Banggai.

Dari sebuah ruangan perawatan kisah pilu itu diceritakan dengan polos oleh sang bocah.  “Di dalam ruangan tersebut, saya mendengarkan curhatan hati dari seorang bocah yang sungguh sangat memilukan hati,” ujarnya lirih. 

Dengan segala kepolosannya sebagai seorang anak kecil, dia mulai bisa bercerita tentang kejadian itu. Sebagai seorang ibu, saya bisa merasakan kepedihan dan kesedihan yang sangat mendalam dari kedua orang tuanya. “Luka hati mereka karena anak yang mereka kandung, mereka pelihara,mereka jaga,mereka sayangi dan cintai mengalami kejadian yang begitu menyedihkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Wanita Paruh Baya Jadi Korban Aniyaya Seorang Pedagang Makanan di Kawasan Teluk Lalong

Pelecehan ini akan menyisakan trauma dan luka yang mendalam. Oleh sebab itu kami hadir untuk menguatkan kedua orang tuanya. Kami ada disini bersamamu anakku, kamu anak yang kuat, anak yang tangguh, kami akan mendukungmu. Jangan takut untuk bercerita karena suaramu sangat berharga dan akan didengar. Anakku kamu berhak untuk memiliki masa depan yang cerah dan bahagia. “Kamu tidak sendirian, kami disini hingga kamu merasa aman dan nyaman,” tutupnya sedih.(*)

(zuma)

error: Content is protected !!