Info Kecamatan

Gubernur Sulteng Turunkan Tim Investigasi Kamera dalam Toilet SMA 1 Bunta, Nasib Oknum Guru SA di Ujung Tanduk Pecat dan Proses Hukum ?

Zulkifly Mangantjo
34
×

Gubernur Sulteng Turunkan Tim Investigasi Kamera dalam Toilet SMA 1 Bunta, Nasib Oknum Guru SA di Ujung Tanduk Pecat dan Proses Hukum ?

Sebarkan artikel ini
Berani Cup
Gubernur Sulteng Anwar Hafid

BANGGAI — Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid menanggapi serius dugaan asusila oleh oknum guru SMA 1 Bunta, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulteng.

Gubernur Sulteng Anwar Hafid dikonfirmasi media ini, Rabu (4/2) mengatakan akan segera menurunkan tim melakukan investigasi untuk mengetahui kebenaran yang terjadi di lingkungan sekolah SMA 1 Bunta beralamatkan di Jalan Transsulawesi, Kecamatan Bunta.

“Segera akan kita turunkan tim untuk melakukan investigasi kebenaranya,” ujar Gubernur Anwar Hafid dalam pesan singkat whatsaap.

Terungkapnya kasus tersebut setelah ditemukan sebuah alat pengintai berupa kamera mini terletak dipojok dalam toilet sekolah. Sejurus penemuan alat perekam tadi, diduga kuat adalah milik oknum guru SMA 1 Bunta berinisial SA berstatus P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Baca Juga :  Peduli Rakyat, Aleg DPRD Banggai Irwanto Kulap Serahkan Bantuan Pemberdayaan Sektor Pertanian

Peristiwa inipun langsung menyebar luas di kalangan sekolah hingga melebar di kalangan masyarakat dan viral di sosial media (sosmed), oleh aksi tidak terpuji oknum SA yang telah mencederai dan mencoreng kualitas mutu dunia pendidikan di Provinsi Sulteng di balik gencarnya program dan visi misi Gubernur Sulteng yang terus berupaya dan meningkatkan kualitas pendidikan pada tingkatan sekolah menengah atas yang menjadi kewenangan Pemrov Sulteng.

Baca Juga :  Comdev Triwidy Kuncoro Wakili Manajemen PT KFM Hadiri Buka Puasa Bersama di Kantor UPP Kelas III Bunta

Keresahan para orang tua murid dibalik peristiwa ini naik menjadi kecaman karena merasakan ketidaknyamanan anak mereka hingga rasa traumatik dibalik penemuan kamera dari dalam toilet sekolah yang merupakan ruang privat siswa.

Tidak hanya itu perbuatan oknum SA juga mendapat kecaman keras masyarakat hingga para alumni sekolah dari sejumlah angkatan yang meminta tegas oknum di pecat dan lakukan proses hokum karena telah melakukan pelanggaran privasi dan termasuk dalam kategori asusila terlebih dilakukan oleh oknum tenaga pendidik.*

(zuma)

error: Content is protected !!