BANGGAI – Berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga seperti bawang, rica, tomat (barito) mengalami lonjakan kenaikan harga drastis.
Naiknya harga yang terjadi beberapa pekan terakhir ini memantik keluhan para ibu-ibu rumah tangga yang mengaku meningkatnya beban harian ekonomi.
Pantauan media ini, naiknya komoditas berbagai kebutuhan rumah tangga seperti cabai yang paling signifikan menyusul tomat dan bawang yang ikut merangkak naik.
Kabarnya kenaikan harga ini terjadi karena biaya operasional tinggi cuaca yang kurang mendukung serta kondisi keuangan yang saat ini terbilang jadi penyebab mahalnya harga kebutuhan.
Salah satu warga mengaku harga – harga sekarang lagi naik seperti harga komoditas di Pasar Simpong Luwuk, cabai besar, cabai kecil, bawang dan tomat (barito) naik harga, “Cabe rawit Rp. 35 ribu perkilo naik Rp 90 perkilo, cabai besar Rp. 20 kg naik Rp. 40 kg dan bawang merah Rp 30 naik menjadi Rp 70 perkilo,” keluh seorang ibu rumah tangga, Sabtu (13/6).
Tidak hanya di kota saja, dampak kenaikan harga kebutuhan rumah tangga terasa di wilayah kecamatan, dimana harga kebutuhan rumah tangga turut mengalami kenaikan harga signifikan yang sangat membenani sendi – sendi ekonomi masyarakat yang setiap harinya berbelanja kebutuhan dapur.
Selain (barito) terpantau seperti minyak kelapa dan bahan keperluan dapur lain ikut naik. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah pengendalian inflasi lewat operasi pasar dan melakukan intervensi peningkatan distribusi bahan pangan agar harga jual kebutuhan rumah tangga dapat kembali stabil.
Warga mengkhawatirkan ditengah pengaruh kondisi geopolitik dan kondisi efisiensi dapat berpengaruh naiknya kebutuhan dalam waktu berkepanjangan yang membenani ekonomi keluarga dan rumah tangga utamanya mereka dengan berpenghasilan rendah.
“Olehnya pemerintah melalui dinas terkait segera melakukan langkah pengendalian inflasi dan intervensi pasar,” harap warga.*
(zuma)














