LUWUK — Direksi PT Bank Sulteng Hj. Ramiati SE mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai sebagai pemegang saham terbesar Rp 16,5 Milyar atau 3,87 persen.
Hal tersebut disampaikan Bidang Operasional Bank Sulteng Ramiati dihadapan Bupati Banggai Amirudin Tamoreka bertempat di pelataran Kantor Bupati Banggai, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Jumat 29 April 2022 kemarin.
“Untuk tahun 2020 dana yang kami sisihkan berupa bantuan dana CSR sebesar Rp 600 juta dan sudah terealisasi,” ujarnya.
Dan untuk tahun 2021, kata Ramiati bantuan CSR kurang lebih Rp 500 juta dan akan dipotong dengan pembelian kendaraan roda empat, berupa satu unit mobil ambulance dering untuk Pemda Banggai.
Jadi harapanya semoga Pemerintah Kabupaten Banggai bisa menambah lagi untuk penyerahan modalnya. “Supaya CSR lebih banyak deviden pun lebih banyak,” ucapnya.
Ia mengaku, kami (Bank Sulteng), alhamdullilah tidak pernah rugi, dari waktu ke waktu kami laba terus. “Untuk tahun 2021 laba kami dua ratus lima milyar, sehingga mencapai target. Untuk tahun 2022 ini, target kami kurang lebih tiga ratus enam puluh milyar,” terangnya.
Ia menjelaskan bulan April tahun ini kami sudah mencatat laba kurang lebih seratus milyar. “Itulah yang kami sampaikan, karena Pemda Banggai bagian dari pemegang saham,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Banggai Amirudin Tamoreka dalam sambutanya mengatakan, “Alhamdullilah kita saat ini mendapat mobil ambulance dari Bank Sulteng,” ucapnya.
Ini sebenarnya sudah lama kita diserahkan bantuan berupa mobil ambulance. Hanya saja waktu itu pertimbanganya. “Maka kami minta untuk membeli mobil ambulance,” kata Bupati.
Mobil ambulance ini sengaja kita minta dalam rangka mendukung visi misi Bupati Banggai, “Salah satu visi misinya adalah tentang ambulance dering,” sebutnya.
“Dan alhamdullilah beberapa perusahaan yang sudah memberikan mobil ambulance, ini yang akan kita jadikan sebagai ambulance dering,” jelasnya.
Dan mobil ambulance ini, kita akan serahkan ke Kecamatan Bunta, untuk melayani Bunta bersaudara (Nuhon dan Simpang Raya). Dan insya allah kedepan lagi, kalau ada, kita akan berikan di wilayah daerah burung (Balantak) “Sesuai dengan hasil musrenbang. Ada beberapa daerah yang mintakan ambulance, ini yang akan kita tingkatkan,” akunya.
Kemudian sisa dari ini, kami juga akan minta (Bank Sulteng) untuk dibelikan pupuk, karena bagian dari visi misi kita tentang bantuan pupuk gratis pada masyarakat.
“Itu sebabnya kami minta dalam bentuk barang sesuai hasil konsultasi kita dengan kejaksaan sehinggah pertanggungjawabnya mudah,” akunya.
Walaupun kemarin kita sudah mendapatkan Keppres bahwa bantuan CSR, sudah bisa digunakan dalam bentuk dana apalagi dan kegiatan olahraga, “Itu sudah ada Kepres terbaru,” bebernya.
Tapi kita memenuhi dulu persyaratan untuk ambulance, karena ini menjadi kebutuhan masyarakat. “Terima kasih untuk Bank Sulteng. Dan hasil rapat kita sebulan lalu memiliki kewajiban untuk memberikan penambahan saham lagi dalam rangka mendukung Bank Sulteng yang hasilnya untuk masyarakat Kabupaten Banggai.” pungkasnya.
Bupati berharap, mudah mudahan dengan ambulance dering ini dapat lebih membantu masyarakat. Seperti di daerah lain kata Bupati ada yang harus melahirkan dalam mobil truk dan mayit dibawah dengan motor. “Mudah mudahan di daerah kita tidak terjadi seperti itu,” harapnya.
Usai menyampaikan sambutan, dilanjutkan penyerahan satu unit mobil ambulance dering oleh PT Bank Sulteng yang diserahkan Hj Ramiati, SE pada Bupati Banggai Amirudin Tamoreka.
Selanjutnya Bupati Amirudin Tamoreka menyerahkan ambulance dering pada Camat Bunta Rivai S Lasore, SSTP, M.Si mewakili Bunta bersaudara sekaligus penandatanganan berita acara penyerahan baik dari Bank Sulteng ke Bupati Banggai dan ke Camat Bunta.*
(aw/zl)