Dalam pengantar setelah membuka rapat, Bupati Banggai menegaskan bahwa Pemkab akan memanggil khusus PT. Koninis Fajar Mineral (KFM) untuk mempertanggungjawabkan aktivitas mereka yang menjadi salah satu penyebab banjir di Kecamatan Bunta.
“Kami akan panggil khusus PT. KFM untuk mempertanggungjawabkan Amdal mereka yang bermasalah, di mana hal itu berujung terjadinya banjir di Desa Tuntung, Pongian dan Koninis,” tegasnya.
PT KFM, menurut keterangan Bupati Banggai, selalu berkilah bahwa banjir tersebut bukan di sebabkan oleh mereka, tetapi ketika Pemkab meninjau langsung lapangan, di temukan fakta sebaliknya.
“Saat kami meninjau lapangan, di temukan tempat – tempat mereka telah terendam banjir, padahal lama hujan baru 30 menit,” sebut Bupati.
Selain tidak membuat riol, lanjut Bupati Amirudin, jalan yang mereka bangun runtuh dan menutupi jalan trans sulawesi.
Bupati juga mengingatkan kepada semua pihak untuk serius mengatasi dan mengantisipasi bencana banjir, terlebih khusus daerah daerah yang rawan, seperti Toili bersaudara, Batui dan Bunta.
“Harus segera ada perbaikan pada alur-alur sungai,” pintanya.*
(zl/*)