Pemda Banggai

Asisten 3 Setda Banggai Membuka Lokakarya Penanggulangan Penyakit ATM

Zulkifly Mangantjo
6
×

Asisten 3 Setda Banggai Membuka Lokakarya Penanggulangan Penyakit ATM

Sebarkan artikel ini
Lokakarya
Asisten tiga setda banggai saat membuka kegiatan lokakarya.

BANGGAI — Mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Plt. Asisten Administrasi Umum Setda Banggai, Drs. Damri Dayanun, M.Si, membuka resmi lokakarya Penyusunan Dokumen Perencanaan Kabupaten Banggai terkait AIDS, TBC, dan Malaria (ATM), Senin (13/10) di Ruang Rapat Pahangkabotan Kantor, Bappeda Kabupaten Banggai.

Penyelenggaraan lokakarya ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banggai memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah di bidang kesehatan, khususnya dalam penanggulangan tiga penyakit menular utama AIDS, TBC, dan Malaria (ATM).

Asisten III Setda Banggai, Drs. Damri Dayanun, M.Si mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk mempercepat pemberantasan AIDS, Tuberkolosis dan Malaria di Indonesia sehingga dapat diakhiri pada tahun 2030.

Baca Juga :  Kepala Kantor Pertanahan Lantik 19 Camat PPATS, Bupati Amirudin : Jalankan Tugas Dengan Integritas dan Profesionalisme Tinggi

“Meningkatkan sumber daya pemerintah daerah serta partisipasi para pihak terkait merupakan kunci mengakhiri epidemi ATM saat ini,” ujarnya.

Menurutnya harus adanya rumusan AIDS, TBC, Malaria dalam dokumen perencanaan di daerah yang meliputi RKPD, Renja, RKA APBD, dan selanjutnya dibuktikan pada DPA APBD tahun 2025 dan tahun 2026 serta rumusan RPJMD dan RENSTRA.

“Semoga dukungan dari bapak ibu sekalian lokakarya perencanaan APBD ATM ini dapat terlaksana dengan baik,” harapnya 

Dalam proses lokakarya, para peserta yang terdiri atas perwakilan perangkat daerah, lembaga layanan kesehatan, organisasi masyarakat, serta mitra pembangunan diajak untuk berdiskusi dan menyelaraskan langkah strategis dalam penanggulangan penyakit tersebut. 

Baca Juga :  Toili Makmur Bakal Jadi Kecamatan Baru Lahir dari Induk Moilong Toili

Pembahasan difokuskan pada identifikasi tantangan di lapangan, kebutuhan program, serta mekanisme koordinasi lintas sektor agar upaya pengendalian ATM dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Melalui lokakarya ini, diharapkan tersusun dokumen perencanaan yang mampu menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banggai. 

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Banggai yang sehat, produktif, dan bebas dari penyakit AIDS, TBC, serta Malaria.*

(zuma)

error: Content is protected !!