Metro Luwuk

Desak Agen Gas dan Pangkalan Curang di PHU, Evaluasi dan Audit Kinerja Pertamina PN Luwuk

Zulkifly Mangantjo
15
×

Desak Agen Gas dan Pangkalan Curang di PHU, Evaluasi dan Audit Kinerja Pertamina PN Luwuk

Sebarkan artikel ini
Rakor
Rapat koordinasi gas elpiji dan sosialiasi badan penyelesaian sengketa konsumen.

Forum Kades 

Forum Kades Kecamatan Moilong, Toili, Toili Jaya dan Toili Barat  yang hadir dalam pertemuan itu meminta pula Pertamina Patra Niaga tegas mensangsi (PHU) pada agen dan pangkalan yang selama ini telah melakukan kecurangan. Mereka menilai praktik ini sudah sangat meresahkan masyarakat, karena gas subsidi itu adalah hak masyarakat bukan dijadikan objek cari keuntungan besar buntutnya masyarakat menjadi korban dan kerugian bagi uang negara.

Padahal kewenangan Pertamina Patra Niaga sangat jelas dalam pengawasan melakukan PHU bagi agen dan pangkalan curang tapi terkesan hanya dibiarkan begitu saja, yang membuat kepercayaan masyarakat menurun dengan kinerja Pertamina Patra Niaga. Apalah ini adalah rantai bisnis mereka hingga terkesan tutup mata dengan kecurangan dilapangan. Kalau bukan karena  terobosan Disperindag Kabupaten Banggai melalui Bidang Perlindungan Konsumen maka kecurangan ini akan terus membudaya dan masyarakat yang akan terus menjadi korban.

Baca Juga :  Sidak Pangkalan Gas Elpiji di Bunta, Hasilnya Kabag SDA Setda Banggai Bungkam

“Praktik curang ini sudah dari tahun ke tahun tapi hanya dibiarkan saja, kalau tidak bisa dibina ya dibinasakan saja,” ujar Ketua Forum Kades Moilong, Toili Jaya dan Toili Barat dengan kesalnya.

Informasi diperoleh terdapat 1.115 pangkalan di wilayah Kabupaten Banggai dan sebanyak 6 agen gas. Dari jumlah pangkalan yang ada terbilang tanpa permohonan ke Pemda Banggai melalui Disperidang Banggai yang semuanya lewat Pertamina Patra Niaga.

Itu sebabnya berbagai kecurangan dan pelanggaran yang terus menerus terjadi tidak ada satupun agen yang di PHU oleh Patra Niaga. Bahkan pelanggaran depan mata pun hanya dibiarkan begitu saja, atau sangsi peringatan berulang yang kemudian hanya menunggu uang negara habis di selewengkan pihak agen mengorbankan masyarakat sebagai konsumen akhir.

Baca Juga :  Sidak Pangkalan Gas LPG Bunta Nuhon Simra Banyak Dapat SP1 Hingga Dugaan Calo dan Agen Sumber Polemik

Oleh karena itu selain agen dan pangkalan, petugas Pertamina Patra Niaga area Luwuk perlu juga di evaluasi kinerja mereka dan memintah untuk di lakukan audit. Terpisah pihak Pertamina Patra Niaga area Luwuk Fahri dikonfirmasi media ini, Sabtu (9/5) mengaku sudah menggelar rapat dengan Pemda di Kantor Disperindag Banggai, “Siap pak kmrin sudah kita rapat dengan pemda di dinas perdagangan terkait hasil temuan itu kita skrng lgi dalam proses pembenahan di agennya..dan monitor lngsung jg terkait administrasinya..hsil dari perbaikan nya akan kita laporkan jg ke pemda juga,” ujarnya dalam pesan whastaap.*

(zuma)

error: Content is protected !!