BANGGAI — Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah satuan kerja di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Kunjungan kerja diawali dengan mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banggai sebagai bagian dari upaya pembinaan, pengawasan, serta penguatan kinerja jajaran Adhyaksa di daerah, Senin (8/6).
Kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Banggai beserta seluruh jajaran.
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh semangat, mencerminkan soliditas serta komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kejaksaan secara profesional dan berintegritas.
Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan kegiatan briefing bersama seluruh pegawai Kejari Banggai. Dalam kesempatan itu, Kejari Banggai menyampaikan laporan mengenai kondisi satuan kerja, capaian kinerja, realisasi program kerja, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menanggapi laporan tersebut, Kajati Sulteng memberikan arahan dan penekanan terkait optimalisasi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi pada seluruh bidang. Selain itu, Kajati juga menyampaikan pentingnya pengelolaan dan penyerapan anggaran yang berbasis kinerja, sehingga setiap penggunaan anggaran dapat memberikan manfaat yang nyata serta mendukung pencapaian target organisasi secara efektif dan efisien.
Dalam arahannya juga Kajati mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas pribadi maupun institusi setiap insan Adhyaksa harus mampu menjaga diri dari segala bentuk perbuatan tercela yang dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan. “Menjaga marwah institusi merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui perilaku, etika, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Usai memberikan arahan, Kajati Sulteng melaksanakan room tour dengan meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana kantor. Dalam itu Kajati turut berinteraksi dengan para pegawai untuk mendengarkan berbagai masukan serta memastikan fasilitas pendukung kerja dapat dimanfaatkan secara optimal dalam menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan pada masyarakat.
Kunjungan kerja itu diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara pimpinan dan jajaran di daerah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.*
(zuma)














