Peristiwa

Kemarau dan Angin “Baleba” Picu Karhutla, Kades Huhak : 2 Hari 1 Malam Terbakar Hebat Api Baru Padam Senin Dini Hari 50 Hektar Ludes Terbakar

Zulkifly Mangantjo
5
×

Kemarau dan Angin “Baleba” Picu Karhutla, Kades Huhak : 2 Hari 1 Malam Terbakar Hebat Api Baru Padam Senin Dini Hari 50 Hektar Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Kebakaran
Kemarau dan angin kencang picu kebakaran hutan dan lahan pertanian yang tidak lagi diolah.

BANGGAI — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah pegunungan Desa Huhak, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berlangsung dua hari satu malam.

Laporan Kepala Desa (Kades) Huhak, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai Basirun Tangguras kepada media ini, Selasa (4/8) mengatakan luas yang terbakar sekitar 50 hektar mencakup areal hutan dan lahan pertanian yang sudah tidur alias tidak lagi diolah.

Peristiwa kebakaran sebutnya terjadi pada Minggu (2/8) sore sekitar pukul 16.00 Wita. Warga melihat nyala api pada areal wilayah pegunungan berada di belakang pemukiman penduduk dan sebagai besar juga berada di luar belakang pemukiman.

Baca Juga :  Alami Laka Tunggal Seorang Siswi SMA I Bunta Meninggal Dunia

Kades Basirun mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran. Kemungkinan terjadi gesekan ranting dan pohon yang kering karena sudah dua bulan ini cuaca panas (kemarau) ditambah angin kencang.

“Api dengan cepat membakar dan meluas karena angin kencang (baleba),” ucapnya dengan dialek setempat.

Menurutnya kebakaran itu terjadi dengan begitu hebat dan dahsyat dalam dua hari satu malam sejak Minggu sore kata dia. Aparat gabungan TNI-Polri, Damkar dan Tim SAR turun berjibaku memadamkan api kendatipun dengan medan terjal yang sedikit terkendala.

Begitupun warga masyarakat Desa Huhak turun membantu memadamkan api. Karena api yang besar menjadi sulit untuk dipadamkan. Warga tak patah arah menggunakan membersihkan jalur yang kemungkinan akan dilalui api dengan cara dibersihkan agar pergerakan api tidak meluas.

Baca Juga :  Wagub Sulteng Ma,Mun Amir Nyaris Pingsan Saat Bacakan Sambutan HUT Kabupaten Banggai ke 64

“Api padam pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 Wita,” akunya lewat sambungan telepon whatsaap. Ia mengaku akibat kebakaran ini, tanaman warga seperti pohon jati dan pohon kelapa yang berada dipinggiran jalan ikut terbakar.

Namun begitu dibeberapa titik masih terlihat asap tapi api sudah padam. Ia mengimbau warganya untuk waspada dan selalu siaga.*

(zuma)

error: Content is protected !!