BeritaPeristiwa

Banjir Terjang Pemukiman Warga, Seorang Nenek Dibopong Ke Tempat Aman

Zulkifly Mangantjo
949
×

Banjir Terjang Pemukiman Warga, Seorang Nenek Dibopong Ke Tempat Aman

Sebarkan artikel ini

“Kerap menjadi langganan banjir, karena wilayahnya berada didataran rendah”

DIKTENEWS, Toili — Sedikitnya empat rumah warga di Desa Saluan, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah diterjang banjir pada Kamis pagi (11/6/2020) sekira pukul 06.00 WITA.

Tingginya curah hujan yang terjadi Rabu (10/6/2020), mengakibatkan air sungai Kayuku melupa dan melanda kawasan itu. Air setinggi 20 sampai dengan 40 centimeter dengan cepat merendam empat rumah warga masing – masing Alki, Arif Aka,Nurhayah dan Nandong didusun 1.

Sekira pukul 07.00 WITA, anggota Kepolisian Sektor Toili dipimpin Kapolsek Toili IPTU Candra, SH dan anggotanya saat dilokasi banjir, langsung bergerak cepat membantu warga terdampak ke tempat yang lebih aman guna mengantisipasi hal tidak diinginkan.

Baca Juga :  Anwar Hafid : Bunta dan Toili Layak Jadi Kabupaten

“Banjir melanda kawasan ini, akibat luapan air sungai kayuku, kerena curah hujan yang cukup deras mengguyur wilayah ini” ujar IPTU Candra kepada media ini Kamis kemarin (11/6/2020).

Tidak ada korban jiwa atapun kerugian material dalam peristiwa ini, namun warga sempat panik kala banjir menerjang kawasan, yang kerap menjadi langganan banjir apabila curah hujan tinggi, kerena memiliki dataran rendah.

“Apabila curah hujan tinggi menjadi langganan banjir karena wilayahnya berada didataran yang rendah,” terang Candra.

Saat mengevakuasi warga, seorang nenek lansia bernama Nurhayati (84), terpaksa harus dibopong karena kesulitan berjalan ditengah kepungan banjir. “Seorang nenek terpaksa harus kami bopong karena alami kesulitan berjalan ditengah banjir,” tambahnya.

Baca Juga :  Melalui Peringatan Nuzulul Qur'an, Kapolres Banggai : Minta Anggota Gapai Ketaqwaan Melalui Peningkatan Kepedulian Sosial Menuju Polri Presisi

Candra menghimbau warga, agar tetap waspada dan mengamankan diri ditempat aman. Mengantisipasi dan penanganan dalam peristiwa ini, ia juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat baik Kades Saluan dan Camat Moilong.

Selang beberapa jam kemudian atau sekira pukul 10.30 WITA, hujan yang tadinya deras berangsur – angsur reda dan air mulai surut. Namun begitu, pihaknya tetap melakukan monitoring bersama Camat dan Danramil.*

(zoel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!