Rumah Seorang Warga di Dusun Matanyo Ludes Terbakar, Pemilik Rumah Tewas Terpanggang

  • Whatsapp

Pemilik Rumah (korban) Yang Ikut Terbakar. (foto : Istimewa)

LUKTIM,DIKTENEWS.COM — Peristiwa kebakaran kembali terjadi, kali ini pemilik rumah akrab disebut CM (60) ikut menjadi korban dalam peristiwa itu.

Kejadian yang sempat menggemparkan warga Dusun tiga Matanyo, Desa Baya Kecamatan Luwuk Timur, terjadi pada Minggu (30/5).

Informasi diterima media ini dari warga setempat menyebutkan kebakaran terjadi itu sekitar pukul 01.00 dini hari.

Warga mendengar adanya letusan yang sangat keras dari rumah korban. “Saya sementara nonton televisi tiba tiba ada warga berteriak meminta tolong ada warga yang terbakar.” ujar Elong.

Saat berada dilokasi warga yang berupaya membantu memadamkan api, kata elong, tapi api terus membesar sampai kabel listrik ikut menyala, saking besarnya api tersebut.

Dalam kondisi itu, warga dengan alat seadanya kewalahan memadamkan api yang mulai menjalar di seluruh bangunan rumah korban.

Apa daya karena keterbatasan alat yang ada, si jago terus beraksi hingga pemilik rumah (korban) hangus terbakar tidak dapat di selamatkan lagi saat kejadian terjadi.

Seisi rumah bahkan barang berharga yang di taksir ratusan juta rupiah hangus terbakar tidak tersisa.

“Api itu muncul dari kios, yang banyak bahan mudah terbakar seperti bensin, solar dan minyak tanah.

Dia menjelaskan, korban saat itu berusaha menyelamatkan diri dengan cara berlari dari kepungan si jago merah, namun korban saat itu terjatuh tepat di sekitar pintu kamarnya, “Mungkin karena panik sehingga korban jatuh dan tidak sadarkan diri.” ungkapnya.

Salah satu anggota Polres Banggai bertugas sebagai Babinkamtibmas Marton Kahait mengatakan ikut bersama sama warga memadamkan api.

“Saya itu pas pulang tugas dari polpos, langsung ke Banpres. Saat lewat di situ belum ada terjadi kebarakan, sekitar jam 11.00 WITA. Tidak berselang lama ada warga menelepon ada kebakaran,” ujarnya.

Saya bersama warga kemudian mencoba memadamkan api namun karena alat seadanya dan api sangat besar sehingga tidak bisa berbuat banyak.

Soal penyebab kebarakan, Martono tidak bisa memberikan keterangan lebih jauh.

“Kalau kronologisnya saya tidak bisa memastikan,nanti ada tim khusus dari polres yang akan bisa menjelaskannya,” jelasnya.

Hanya saja kata dia, ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya kebakaran, bisa jadi karena faktor korsleting listrik, lampu minyak atau lilin yang lupa di matikan.

Amatan media dilokasi kejadian, terdapat barang barang berharga, seperti mobil,motor semuanya hangus terbakar, bahkan puluhan karang cingke yang di simpan di rumah tidak tersisa dilalap si jago merah.

Bahkan korban yang masih berada di lokasi kekabakaran hangus terbakar, tinggal menyisakan sepotong tubuh yang di tutupi dengan kain.

Terpisah sumber dari Kepolisian Polres Banggai melalui Kasubbag Humas IPTU Haryadi, SH Senin hari ini (31/5) menyebutkan kebakaran terjadi pada Sabtu malam (29/5) sekira pukul 23.00 WITA.

Olah TKP Unit Identifikasi Satreskrim Polres Banggai, dalam peristiwa itu pemilik rumah Henny Toliabu (60) turut menjadi korban, karena ikut terbakar bersama seisi rumahnya.

Harta benda milik korban berupa satu unit motor, satu unit mobil serta barang dagangan semuanya ludes terbakar tak tersisa.

“Kerugian ditaksir sekitar 300 juta rupiah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian,” tutupnya.*

(py/zl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *