Pemda Banggai

Bupati : Pemda Berusaha Cari “Duit” Untuk Kesejahteraan Rakyat

Zulkifly Mangantjo
593
×

Bupati : Pemda Berusaha Cari “Duit” Untuk Kesejahteraan Rakyat

Sebarkan artikel ini

Luwuk.DikteNews.Com — Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka mengawali sambutanya dengan sedikit guyonan saat menyerahkan bantuan kapal motor nelayan dan alat tangkap pada 10 kelompok penerima manfaat.

Penyerahan bantuan bertempat di Galangan Kapal Desa Kayutanyo, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Senin 3 Januari 2022.

Dihadiri Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, Wakil Ketua DPRD Banggai Batia Sisilia Hadjar, Kadis Perikanan Benyamin Pongadatu, Camat Luwuk Timur, para Kades, dan kelompok penerima bantuan.

Yang ingin saya komentari pertama, adalah Pak Kadis Perikanan. Beliau (kadis), melaporkan kegiatan ini ke saya kurang lebih memanggil “pak” sebanyak 29 kali.

“Saya hitung hitung sudah 29 kali saya di panggil pak. Tapi tidak apa – apa ya pak kadis,” ucapnya sambil senyum disambut gelak tawa para tamu undangan.

Lanjut Bupati mengatakan, hari ini kita Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai kembali menyerahkan bantuan kapal motor nelayan dan alat tangkap, dengan harapan bantuan tersebut bermanfaat serta dapat meningkatkan taraf hidup pendapatan kita.

Baca Juga :  Sosialisasi RPJMD 2021-2026 Dan Konsultasi Publik RKPD 2023, Bupati Banggai : Kami Akan Selalu Berupaya Menjadikan Banggai Lebih Baik Kedepan

Dan semuanya ini gratis. “Gratis tidak pak,” tanya Bupati. Penerima bantuan pun kompak menjawabnya, “Gratis pak,” jawab mereka.

Kalau ada yang minta uang bilang ke saya, “kalau dia minta 5 juta saya ganti dua kali lipat (10 juta),” sebut Bupati.

Pokoknya bantuan apa saja di berikan gratis oleh Pemerintah Daerah, kalau ada yang coba coba minta uang, bilang ke saya atau ke wabup.

Misalnya, pak kemarin kami dapat bantuan traktor, sapi atau bantuan pertanian tapi kami di mintai bayar, “Bilang ke saya atau wabup,” pintahnya.

Yang terpenting, kalau bantuan mesin kapal 5 GT merasa kurang bagus berdampak pada kurangnya hasil tangkapan, laporkan ke kami ya.

“Pak Kadis kami ingin ada evaluasi bantuan ini, jangan kita kasih bantuan 5 GT tapi tidak menghasilkan apa apa,” kata Bupati.

Kami pemerintah juga butuh masukan. Karena kami tidak ingin bantuan yang ada menjadi sia sia. “Kalau mau 10 GT atau 20 GT kami upayakan. Kita berusaha memberikan bantuan, ada DAK, Pokir dan dana tenokraf,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tiga ASN Dapat Umroh Gratis dari Bupati Banggai Siapakah Mereka ?

Kami (pemerintah) berusaha cari dana semuanya untuk rakyat. Tidak ada untuk pemerintah semuanya untuk rakyat. “Karena tujuan kita untuk mensejahterakan rakyat,” tandasnya.

Bupati menyebut, dana BUMDes 500 juta ada juga kelompok nelayan. Jadi masyarakat pesisir buat kelompok nelayan, karena hasil tangkapan ada yang membeli. Minimal di buatkan pabrik es.

Karena salah satu kendala kita di Kabupaten Banggai tidak adanya pabrik es.

“Itulah yang menjadi keluhan para nelayan pada kami,” terangnya.

Bupati berharap bantuan kapal motor 5 GT dapat digunakan dengan baik. Nanti apakah tiga bulan atau enam bulan akan datang kalau kita pertemuan bisa menyampaikan masukan pada kami.*

(zl/ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!