Peristiwa

Pria Asal Sultra, Tewas Tenggelam Dalam Palka Kapal Penangkap Ikan

Zulkifly Mangantjo
719
×

Pria Asal Sultra, Tewas Tenggelam Dalam Palka Kapal Penangkap Ikan

Sebarkan artikel ini
Korban
Tidak ada tanda tanda kekerasan pada korban yang merupakan anak buah kapal penangkap ikan murni tewas tenggelam.(foto : Humas Polres Banggai)

LUWUK — Aparat Polsek Balantak mengevakuasi mayat bejenis kelamin pria salah seorang warga asal Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (27/9/2022) sekitar pukul 23.00 Wita.

Mayat yang diketahui berinisial SH (27) berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK), dievakuasi dari sebuah kapal penangkap ikan di pantai Desa Ondoliang, Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai.

“Kami menerima informasi dari warga yg mana telah di temukan mayat mati tengelam,” ungkap Kapolsek Balantak Iptu Hasan.

Baca Juga :  Banjir Terjang Pemukiman Warga, Seorang Nenek Dibopong Ke Tempat Aman

Dari keterangan saksi-saksi yang juga rekan korban sesama ABK menyebutkan bahwa saat itu korban yang tengah tidur di rumah warga dibangunkan salah seorang rekannya yang hendak melaksanakan solat subuh.

“Korban dibangunkan untuk mengecek bahwa bagan kapal sudah tenggelam,” kata Hasan.

Setelah kembali dari melaksanakan salat subuh rekannya mendapati korban tidak ada di rumah tempat mereka menginap.

“Rekan-rekan korban sesama ABK langsung melakukan pencarian namun tidak ditemukan,” tuturnya.

Para ABK penangkap ikan ini kemudian melakukan penyedotan air yang masuk di dalam kapal dengan menggunakan pompa air.

Baca Juga :  Lakalantas di Desa Tuntung, Satu Korban Meninggal Dilokasi Kejadian

“Dan setelah air kapal kering mereka melihat korban sudah meninggal di bawah palka kapal tersebut sekitar pukul 22.00 Wita,” sebut Hasan.

Dari hasil pemeriksaan luar medis, menerangkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pihak medis menyimpulkan bahwa korban murni meninggal karena tenggelam,”pungkasnya.*

(zl/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!