TOUNA — Kabel jaringan WiFi milik Telkom menjadi salah satu penyebab gangguan aliran listrik pada Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM).
Hal tersebut di katakan pihak PT (PLN) Persero ULP Ampana melalui Supervisor Distribusi jaringan Ampana – Bunta saat di konfirmasi, Rabu (7/05/2023).
Imran Supervisor Distribusi ULP Ampana mengatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat bernomor 0044/DIS.01.01/F15030100/2023 tertanggal 30 Mei 2023.
Surat itu kata Imran di tujukan pada pimpinan Telkom Ampana dan Bunta perihal permintaan rehabilitasi kabel WiFi Telkom pada wilayah kerja ULP Ampana.

Sebelumnya dari hasil inspeksi pada kabel (SUTM) di wilayah kerja ULP Ampana serta menindaklanjuti beberapa temuan gangguan SUTM, di akibatkan kabel WiFi milik Telkom yang menumpang di tiang listrik PLN.
Sehinggah, hal tersebut sangat mengganggu kelancaran penyuplaian energi listrik ke masyarakat. Dan untuk menjaga keselamatan petugas Telkom di lapangan, maka ULP Ampana meminta pihak Telkom untuk melakukan penormalan jaringan kabel WiFi yang menumpang berada di sekitar jaringan milik PLN. “Dengan jarak minimal 3 Meter dari kabel SUTM,” ujarnya dalam surat di tanda tangani Manager ULP Ampana.
Apabila di kemudian hari setelah di terbitkanya surat, masih ada temuan di anggap dapat menyebabkan gangguan suplai energi listrik di wilayah kerja ULP Ampana. Maka akan di lakukan tindakan pemutusan kabel WiFi serta peralatan milik Telkom yang menumpang di tiang listrik milik PLN.*
(zl/rls)