BANGGAI — Setelah sukses menggelar dua Forum Group Discussion (FGD) pertama terkait Penyusunan Ranwal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, Pemda Kabupaten Banggai melanjutkan langkahnya dengan melaksanakan FGD ketiga.
FGD ini secara khusus membahas Pengembangan Infrastruktur dan Peningkatan Aksesibilitas, Konektivitas, serta Inovasi yang Ramah Lingkungan dalam perspektif pembangunan berkelanjutan, Kamis (14/12) di Ruang Rapat Pahangkabotan, Kantor BAPPEDA Kabupaten Banggai.
Forum dihadiri Kepala Dinas (Kadis) DKISP Kabupaten Banggai, Dinas Perkimtan Kabupaten Banggai Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Dinas Perhubungan Banggal, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banggal, Bappeda Banggai, dan PT Banggai Energi Utama.
Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos, ST, M.SI menyebutkan estimasi pertumbuhan penduduk Kabupaten Banggai mencapai 431.470 jiwa pada tahun 2045.
Hal tersebut berdasarkan laju pertumbuhan penduduk, maka analisis kebutuhan sarana dan prasarana akan diuraikan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat pada masa depan.
Dinas Perkimtan
Dalam upaya mencapai pertumbuhan berkelanjutan, Kepala Dinas (Kadis) Perkimtan Banggai, Ir. Maryam, M.Si berkomitmen untuk mencapai kawasan kumuh nol di Kabupaten Banggai pada tahun 2045.
Hal tersebut diperkuat dengan pada akhir tahun 2023, fokus utama Dinas Perkimtan adalah mengeluarkan dua kawasan kumuh berdasarkan Surat Keputusan Bupati Banggai.
“Tahun 2023 kami berupaya ada dua kawasan kumuh yang harus keluar dari surat keputusan Bupati Banggai yaitu di Kecamatan Tou dan Bunta,” ungkap Maryam.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai menghadapi tantangan pengelolaan sampah, maka salah satu upaya yang direncanakan pada tahun 2045 yakni meningkatkan jumlah Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS3R) dari 2 menjadi 12.
Sosialisasi juga telah dilakukan di 23 Kecamatan yaitu peran Maggot yang dijadikan solusi inovatif untuk mengatasi masalah sampah di hulu.
DKISP Banggai
Sementara itu, Kepala Dinas (DKISP) Kabupaten Banggai, Lesmana Kulab, S.Kom berharap bahwa menuju tahun 2045 akan terwujudnya literasi digital secara menyeluruh pada masyarakat serta implementasi satu data banggai yang handal, akurat, mutakhir, dan mudah diakses.
Lanjutnya, Tidak hanya akan mencapai Go Digital, tetapi juga melangkah lebih jauh untuk menjadi digital terbaik di Indonesia Timur pada tahun 2045.
“Pada tahun 2029-2033 Banggai sudah Go Digital, tidak ada lagi blank spot serta keamanan cyber sudah ada di level yang lebih baik, sehingga di Tahun 2045 Banggai menjadi Digital terbaik di Indonesia Timur,” ujar Lesmana Kulab.
Sebagai langkah konkret, dibangunlah fasilitas TIK Command Center yang diselenggarakan tahun depan.
Dishub Banggai
Sementara itu Dinas Perhubungan Kabupaten Banggai juga menjadikan transformasi perhubungan sebagai tonggak utama untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Dengan memanfaatkan teknologi, mereka berkomitmen untuk mengembangkan transportasi yang ramah lingkungan dan efisien, mengadopsi konsep Smart City, Green City, dan Sustainable City.
Hasil penyusunan RPJPD ini akan disampaikan kembali pada Forum Konsultasi Publik yang akan digelar pada Kamis, 21 Desember 2023 oleh Bappeda.
Forum tersebut akan menjadi panggung bagi pengumuman visi misi 20 tahun ke depan, arah kebijakan, dan sasaran utama dalam rangka penyusunan ranwal RPJPD Kabupaten Banggai.*
(zl)