Daerah

Masa Akademik Berakhir KKN UMLB Angkatan ke-40 Pamitan, Pemdes Selekan Anugrahi Penghargaan

Zulkifly Mangantjo
4
×

Masa Akademik Berakhir KKN UMLB Angkatan ke-40 Pamitan, Pemdes Selekan Anugrahi Penghargaan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa
Koordinator desa posko selekan Jamil Karim saat menerima penghargaan Pemdes pada malam perpisahan.

BANGGAI — Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara perpisahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Luwuk (UML) Angkatan ke-40 Posko Desa Selekan, Kecamatan Liang, Kabupaten Banggai Kepulauan, Jumat (28/8).

Perpisahan mahasiwa KKN berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Selekan dihadiri jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat setempat.

Perpisahan ini menjadi momen istimewa setelah para mahasiswa menyelesaikan rangkaian program kerja dan pengabdian di tengah masyarakat Desa Selekan selama massa KKN berlangsung. Selama melaksanakan KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga membangun kedekatan dan hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.

Foto bersama Pemdes Selekan mahasiswa dan masyarakat.

Piagam Penghargaan 

Dalam acara perpisahan Universitas Muhammadiyah Luwuk menyerahkan piagam penghargaan pada Pemerintah Desa (Pemdes) Selekan. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan, kerja sama, serta penerimaan Pemerintah Desa dan masyarakat terhadap mahasiswa selama menjalankan program KKN.

Sebaliknya, Pemerintah Desa Selekan juga memberikan piagam penghargaan pada mahasiswa KKN Posko Desa Selekan. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi, dedikasi, dan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan selama berada di Desa Selekan. Menambah semarak acara perpisahan itu dirangkaikan dengan penyerahan hadiah pada pemenang berbagai perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. 

Baca Juga :  Wagub Sulteng Buka Kemah Prestasi Kwarcab Banggai

Perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Momen haru pada malam perpisahan itu takkala Koordinator Desa (Kordes), Jamil Karim, menyampaikan pesan perpisahan pada Pemerintah Desa dan masyarakat. 

Jamil mengaku pengalaman selama berada di Desa Selekan menjadi bagian penting kami sebagai mahasiswa KKN. “Kami datang sebagai mahasiswa, tetapi pulang membawa keluarga, pengalaman, dan kenangan yang tidak akan mudah dilupakan,” ujarnya.

Penyerahan hadiah pemenang lomba rangkaian HUT RI.

Apresiasi dan ucapan terima kasih atas segala kebaikan, dukungan pada kami mahasiswa (KKN) yang mana masyarakat Desa Selekan menerima kami melaksanakan kegiatan akademik di desa ini kata Jamil. Sementara itu, Kepala Desa Selekan, Hasbun Manangka, bersama Ketua BPD Rani Lasadi atas nama Pemdes Selekan dan masyarakat sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk yang telah mengambil bagian dalam berbagai kegiatan desa dan memberikan kontribusi positif dan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sanksi Administrasi Pertamina PN Jauh dari Efek Jera Masyarakat Pakai Jalur BPSK Banggai Tuntut Mita Guna Nusa di PHU

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN telah memberikan warna tersendiri bagi kehidupan masyarakat desa, khususnya melalui berbagai macam kegiatan dan interaksi yang terjalin selama masa pengabdian. Malam perpisahan itu  berlanjut dengan dengan foto bersama mahasiswa KKN, Pemerintah Desa Selekan, dan masyarakat sebagai puncak penutup rangkaian perpisahan mahasiswa KKN Posko Desa Selekan.

Sekaligus hal itu menjadi simbol eratnya kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan KKN. Berakhirnya masa KKN bukan berarti berakhir pula hubungan yang telah terjalin. Mahasiswa berharap silaturahmi dengan pemdes dan masyarakat Selekan dapat terus terjaga meskipun mereka telah kembali ke lingkungan kampus.

“Dari Kampus untuk Ummat, dari Desa Selekan untuk Kenangan yang Tak Terlupakan.” ucap Jamil. Ia menambahkan perpisahan boleh menjadi akhir dari masa pengabdian, tetapi kenangan, pengalaman, dan silaturahmi yang telah terbangun di Desa Selekan diharapkan menjadi bagian yang terus hidup dalam perjalanan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk Angkatan ke-40.(*)

(zuma)

error: Content is protected !!