BANGGAI — Pentingnya peran lebih aktif lagi dari orang tua dalam menjaga dan memperhatikan anak anak kita.
Hal tersebut untuk mencegah para anak untuk tidak melakukan hal hal yang dapat merugikan kita semua.
Seperti yang di alami seorang warga pemilik kios Ibu Aulia (44) warga Desa Louk, Kecamatan Luwuk Timur, jadi korban kasus pencurian oleh 5 (lima) orang bocah.
Korban Ibu Aulia kemudian mengadukan kasus pencurian tersebut pada Polisi, Rabu (3/1/2024).
Berdasarkan kronologis pihak kepolisian yang di laporkan korban Ibu Aulia, menyebutkan kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu 31 Desember 2023.
Korban saat itu meninggalkan rumahnya menuju Kota Luwuk, dan berada di Kota Luwuk selama tiga hari.
Saat dirinya kembali ke rumah pada Rabu (3/1/24) Ibu Aulia mendapati jendela kios dan warungnya telah terbuka dengan kondisi sudah berantakan (acak acakan).
Petugas pun kemudian melakukan pengembangan informasi dan wawancara saksi – saksi. Dari situlah di dapatkan petunjuk dan mengetahui bahwa pelakunya adalah lima bocah yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD).
“Mereka berumur 9 sampai 11 tahun,” ujar Bhabinkamtibmas Polsek Luwuk Aiptu Arif.
Kelima bocah dan orang tua masing masing bersama korban kemudian dipertemukan di Kantor Polsubsektor Luwuk Timur, Desa Honduhon untuk dilakukan mediasi, Selasa 16 Januari 2024.
Dari pengakuan para bocah mereka mengambil sejumlah makanan ringan, sabun, sampo, minuman hingga rokok dan macis. “Total kerugian Rp 1 Juta,” sebutnya.
Sementara itu, Kasubsektor Luwuk Timur Ipda Nasruddin mengatakan upaya musyawarah ini karena mengingat kelima bocah ini masih sekolah yang perlu bimbingan dan arahan dari orangtuanya.
“Hasil mediasi semuanya sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Dan kami minta ke pihak keluarga, aparat desa, serta warga sekitar untuk berikan pengawasan,” tuturnya.*
(zuma)