LUWUK — Ratusan Mahasiswa menggelar aksi di depan gedung DPRD Kabupaten Banggai, Senin (11/4/2022).
Aksi demo ratusan mahasiswa itu, menyampaikan tuntutan mereka, terkait wacana presiden 3 periode dan penundaan pemilu 2024.
Menurut mereka, wacana presiden 3 periode dan penundaan pemilu 2024, sengaja digodok oleh pihak tertentu, yang tidak lain adalah perbuatan melawan konstitusi.
Sedangkan sangat jelas bahwa masa jabatan presiden hanya 2 periode dan pemilu dilaksanakan 5 tahun sekali berdasarkan UUD 1945.
Untuk itu kami akan lawan segala bentuk yang bertentangan, dan dengan sengaja mengacak acak konstitusi di Negara Republik Ini.
Sementara itu Ketua DPRD Banggai Suprapto menemui mahasiswa serta memberikan pernyataan tegas terkait tuntutan mereka. Ia mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh atas apa yang menjadi tuntutan para mahasiswa.
Dia juga menegaskan bahwa 7 fraksi dan 9 parpol di DPRD Kabupaten Banggai dengan tegas menolak wacana presiden 3 periode dan penundaan pemilu 2024, ucapnya.
Selain menolak wacana presiden 3 periode dan penundaan pemilu 2024. Parlemen Lalong juga menolak kenaikan pajak PPN sebesar 11 persen, harga BBM, harga minyak goreng, serta mengecam tindakan represif Kepolisian terhadap Mahasiswa yang terjadi disejumlah wilayah di Indonesia.
“Semua tuntutan ini kami dukung dan akan kami tindak lanjuti dalam bentuk rekomendasi,” tutup Suprapto.*
(aw)