banner 728x250
Berita  

Dari Tidak Adanya Rambu Lalin, Lampu Jalan, Zebra Cross Penyebab Semrawut dan Laka Lantas

banner 120x600

DIKTENEWS – Tidak sekali dua kali peristiwa kecelakaan terjadi di persimpangan poros transsulawesi yang membagi jalur Jalan Ahmad Yani, Jalan Siswa, Jalan Imam Bonjol Kecamatan Bunta, Banggai, Sulawesi Tengah. Mulai dari korban luka ringan hinggah meninggal dunia.

Tingginya aktivitas warga setiap harinya, menjadikan persimpangan tersebut, ramai dilewati kendaraan roda dua, empat hinggah becak motor (Bentor) serta pejalan kaki. Jalur penghubung antar Kabupaten dan Provinsi itu, seringkali menjadi semrawut karena satu dan lain kendaraan biasanya saling menyeruduk jalur dari berbagai arah. Belum lagi kecepatan sejumlah kendaraan yang tidak berkurang saat melewati persimpangan, berpotensi terjadinya laka lantas. Ruas jalan juga seringkali menjadi sempit dikarenakan pengendara yang seenaknya memarkir kendaraanya dibahu jalan.

Seperti halnya pantauan diktenews.com Sabtu (22/6/2019) disekitar lokasi persimpangan. Tiba – tiba dikagetkan oleh seorang pemotor yang terjatuh ke jalan diduga menyeruduk mobil yang tengah melintas dari arah Luwuk menuju Ampana. Beruntung dalam insiden yang sempat menyita perhatian warga dan penguna jalan lain, pemotor tadi, tidak mengalami apa – apa dan kembali melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Satgas TMMD Perbaiki Rumah Warga Kurang Mampu

Seperti dilansir diktenews.com pada pekan sebelumnya. Terjadi juga kecelakaan melibatkan Motor Yamaha Mio dan Mobil Avanza dilokasi yang sama. Hinggah pengendara motor Agung Sutrisno (25), warga Kelurahan Salabenda harus dilarikan ke Puskesmas Bunta berada tidak jauh dari lokasi kejadian guna penanganan medis.

Seringnya peristiwa laka lantas terjadi diduga karena tidak adanya rambu lalu lintas, lampu jalan, hinggah zebra cros sebagai hak pejalan kaki. Dimana kawasan tersebut memang terbilang ramai karena jalur menuju ke senumlah tempat seperti sekolah, pusat perbelanjaan serta Kantor Pelayanan Publik. Belum lagi pada malam hari kawasan menjadi gelap, karena tidak berfungsinya lampu penerangan jalan yang terletak disudut persimpangan dalam membantu penglihatan pengendara

Keresahan warga sekitar, atas sejumlah peristiwa kecelakaan yang ada. Berharap perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai melalui Dinas Perhubungan Darat serta pihak terkait untuk memasang rambu lalu lintas, mengaktifkan kembali lampu jalan dan zebra cros. Kalau perlu pasang trafic light agar dapat mengatur pola kendaraan yang datang dari empat arah.

Baca Juga :  Camat Koordinasi PKM Bunta, Pasca DBD Serang Warga. Ortu Pasien : Dinkes Segera Tindak Lanjuti Kasus DBD

“Disini ini kalo lewat motor atau mobil sering laju tidak pernah pelan, beken bahaya. Kalau perlu pasang trafic light, supaya kendaraan teratur,” pintah warga sekitar.

(Zulkifly)

error: Content is protected !!