Banjir Terjang Pemukiman Warga, Hinggah Amblasnya Jalan di Nuhon

  • Whatsapp

DIKTENEWS – Diperkirakan ratusan rumah di Kecamatan Toili dan Moilong, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah terendam banjir Kamis (18/7).

Informasi dihimpun diktenews.com tingginya curah hujan semalam mengkibatkan pemukiman penduduk diterjang banjir diduga kiriman air sungai sekitar.

Hinggah pukul 08.00 Wita pagi tadi, titik terparah seperti Desa Mulyorharjo, Kecamatan Moilong. Ketinggian air mencapai lutut hinggah dada orang dewasa.

Hinggah saat ini belum ada informasi pasti berapa rumah terendam banjir, dan apakah ada korban jiwa atau tidak.

Warga dilokasi terdampak memilih mengungsi ke tempat aman menghindari kepungan banjir. Ada juga warga, dikabarkan terjebak banjir dalam rumah dan memilih berlindung ditempat yang agak tinggi.

Sementara untuk akses jalan di sejumlah titik belum dapat dilalui kendaraan baik mobil maupun motor.

Di hari yang sama, sejumlah titik badan jalan poros transsulawesi di Desa Tobelombang hinggah titik badan jalan ujung jembatan Desa Bangketa Kecamatan Nuhon amblas.

Untuk melewati jalan itu, warga sekitar dan sejumlah pengguna jalan, bergotong royong membuat jembatan darurat berbahan kayu dan batang pohon kelapa.

Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Nuhon bersama Babinsa terlihat bersiaga di lokasi amblasnya jalan untuk mengatur dan menertibkan arus lalu lintas dari Palu menuju Luwuk dan sebaliknya.

Namun begitu jembatan darurat yang ada, hanya bisa dilewati kendaraan dengan bobot 7 ton ke bawah mengingat hanya berbahan kayu untuk dilewati sementara waktu.

Kapolsek Nuhon IPTU Asdar melalui pesan singkat Short Message Service (SMS) membenarkan adanya jalan amblas di wilayahnya.

“Akibat guyuran hujan sepanjang malam, mengakibatkan tanggul penahan jebol,” tulisnya.*

(Zulkifly)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *